Notification

×

Iklan

Korban Penyekapan Myanmar Asal Agam Pulang Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 11:19 WIB Last Updated 2026-07-31T04:19:00Z

WNI yang minta pulang dari Myanmar salah satu mengaku dari Agam, Sumbar

Agam, Rakyatterkini.com - Dua warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dilaporkan menjadi korban penyekapan di Myanmar, termasuk seorang perempuan asal Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kini telah kembali ke Indonesia dengan selamat.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat, Jupriyadi, mengatakan informasi tersebut diperoleh dari BP3MI Kepulauan Riau. Menurutnya, kedua WNI itu telah tiba di shelter BP3MI Kepri setelah dipulangkan dari Myanmar.

Meski demikian, Jupriyadi mengaku belum menerima laporan rinci mengenai proses pemulangan maupun kronologi perjalanan keduanya hingga kembali ke Tanah Air. Ia memastikan akan segera berkoordinasi untuk memperoleh informasi lebih lengkap.

Ia menjelaskan, upaya penyelamatan dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Myanmar. Langkah tersebut diambil setelah muncul video yang memperlihatkan dua perempuan meminta bantuan karena mengaku disekap dan diminta membayar uang tebusan bernilai ratusan juta rupiah agar bisa dibebaskan.

Menindaklanjuti video tersebut, BP3MI Sumatera Barat berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Agam dan memastikan salah satu korban bernama Ayu merupakan warga Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Hasil penelusuran menunjukkan Ayu berangkat dari Sulawesi untuk bertemu rekannya, Susi, yang berdomisili di Tanjung Pinang. Dari sana, keduanya menuju Batam, kemudian melanjutkan perjalanan ke Malaysia sebelum akhirnya masuk ke Myanmar melalui jalur yang tidak resmi.

Jupriyadi menegaskan bahwa keberangkatan kedua perempuan tersebut tidak mengikuti prosedur resmi sebagai pekerja migran. Ia juga menyebut Kementerian terkait bersama KBRI telah bergerak cepat dengan melakukan koordinasi serta mengirimkan berbagai dokumen yang diperlukan guna mempercepat proses penyelamatan.

Berdasarkan informasi terbaru yang diterimanya, kondisi kedua korban saat ini dilaporkan dalam keadaan sehat dan aman setelah berhasil dipulangkan ke Indonesia.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video permohonan bantuan dari dua perempuan yang mengaku disekap di Myanmar beredar luas di media sosial. Salah satu korban diketahui berasal dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update