Notification

×

Iklan

Komisi VIII DPR RI Matangkan Persiapan Haji 2027 di Sumbar

Rabu, 29 Juli 2026 | 08:27 WIB Last Updated 2026-07-29T01:27:00Z

Anggota Komisi VIII DPR RI dan Kemenhaj Sosialisasi Persiapan Haji 2027 di Sumbar

Padang, Rakyatterkini.com - Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggelar sosialisasi persiapan penyelenggaraan ibadah haji tingkat kabupaten dan kota untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi di Sumatera Barat, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumatera Barat tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji sejak dari daerah. 

Selain membahas kesiapan penyelenggaraan, sosialisasi juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga yang terlibat.

Acara dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Lisda Hendrajoni, bersama perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Sumatera Barat, calon jemaah haji, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Lisda memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang dinilai menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses evaluasi harus terus dilakukan agar kualitas layanan pada musim haji 2027 semakin baik.

Menurutnya, penguatan regulasi dan pengawasan menjadi faktor penting dalam menjamin pelayanan kepada jemaah. Komisi VIII DPR RI, kata dia, akan terus melakukan pemantauan langsung untuk memastikan seluruh hak jemaah dapat dipenuhi sesuai ketentuan.

Lisda juga menyoroti pentingnya peningkatan mutu pelayanan di berbagai aspek, mulai dari kualitas pemondokan, penyediaan konsumsi, hingga layanan kesehatan. Seluruh fasilitas tersebut harus dipersiapkan dengan baik agar jemaah dapat menjalankan ibadah secara nyaman, aman, dan khusyuk.

Di sisi lain, ia mengingatkan calon jemaah agar mempersiapkan diri jauh sebelum keberangkatan. Persiapan fisik, mental, pemahaman tata cara ibadah melalui manasik, serta kelengkapan administrasi dinilai menjadi kunci kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Calon jemaah juga dianjurkan menjaga kondisi kesehatan dengan rutin berolahraga, menerapkan pola makan sehat, dan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala. Selain itu, mereka diminta mengikuti seluruh rangkaian manasik haji sebanyak delapan kali sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Lisda turut mengimbau seluruh jemaah Indonesia untuk menjaga citra bangsa selama berada di Arab Saudi dengan menaati seluruh peraturan yang berlaku serta menunjukkan sikap dan akhlak yang baik sepanjang menjalankan ibadah.

Ia berharap sinergi antara Komisi VIII DPR RI, Kementerian Haji dan Umrah, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 yang semakin profesional, berkualitas, adil, dan mampu memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update