Notification

×

Iklan

Kebakaran Maut di Padang Pariaman Diduga Terkait Pencurian

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:48 WIB Last Updated 2026-07-25T08:48:00Z

TKP rumah terbakar yang menewaskan pasutri di Padang Pariaman

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Peristiwa kebakaran yang menewaskan pasangan suami istri di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluh Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini diduga tidak hanya disebabkan oleh musibah semata. Aparat mulai menyelidiki kemungkinan adanya tindak pidana pencurian yang terjadi sebelum rumah tersebut terbakar.

Kecurigaan itu muncul setelah posisi kedua korban ditemukan di ruang tamu dalam kondisi hangus terbakar. Padahal, menurut pihak keluarga, korban biasanya berada di kamar saat waktu istirahat malam. Selain itu, beberapa bagian rumah juga dilaporkan dalam keadaan berantakan, sehingga memunculkan dugaan adanya aktivitas mencurigakan sebelum api membesar.

Korban diketahui bernama Nurlela (70) dan Doni (50). Keduanya meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar dini hari.

Menantu korban, Bambang Sutrisno, mengaku menemukan sejumlah kejanggalan di lokasi kejadian. Ia menilai posisi jenazah yang berada di ruang tamu menjadi hal yang sulit dijelaskan karena kedua mertuanya biasanya tidur di dalam kamar.

Menurut Bambang, kondisi rumah yang tampak berantakan juga semakin memperkuat dugaan bahwa ada peristiwa lain yang terjadi sebelum kebakaran. Ia mengatakan pihak keluarga bersama kepolisian, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas telah berkoordinasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk visum terhadap korban.

Guna mengungkap penyebab pasti kebakaran dan memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana, Polres Padang Pariaman bekerja sama dengan Polda Sumatera Barat. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau juga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan berbagai barang bukti, mulai dari sumber api, kondisi bangunan, hingga kemungkinan faktor lain yang berkaitan dengan insiden tersebut.

Sementara itu, jenazah Nurlela dan Doni telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk menjalani autopsi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kematian kedua korban.

Sebelumnya, kebakaran terjadi ketika sebagian besar warga masih tertidur. Kobaran api diketahui mulai membesar sekitar pukul 02.00 WIB. Bangunan rumah yang didominasi material mudah terbakar membuat api dengan cepat melalap seluruh bagian rumah.

Selain merenggut dua korban jiwa, peristiwa itu juga menghanguskan satu unit mobil dan dua sepeda motor milik korban. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update