Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Sebuah rumah di Jalan Rahmah El Yunusiah, RT 07, Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, dilanda kebakaran pada Sabtu (18/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang penghuni rumah, Deni Febriadi (54), meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang Panjang, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 02.23 WIB. Dua menit kemudian petugas diberangkatkan ke lokasi dan tiba pada pukul 02.27 WIB untuk melakukan penanganan.
Sebelum armada pemadam datang, warga sekitar lebih dahulu berupaya memberikan pertolongan setelah melihat asap mengepul dari rumah tersebut. Mereka mendobrak pintu yang terkunci untuk memeriksa kondisi penghuni, kemudian segera menghubungi petugas Damkar agar api dapat segera ditangani.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Operasi pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 05.06 WIB.
Akibat kejadian itu, rumah berukuran sekitar 6 x 18 meter mengalami kerusakan parah. Bangunan tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total tujuh orang. Satu penghuni meninggal dunia, sedangkan penghuni lainnya berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka maupun memerlukan perawatan medis.
Penyebab kebakaran hingga kini masih diselidiki oleh pihak berwenang. Sementara itu, besaran kerugian materi juga masih dalam proses pendataan.
Dalam penanganan peristiwa tersebut, Damkar Kota Padang Panjang mengerahkan lima unit mobil pemadam beserta 13 personel. Proses penanganan turut melibatkan Satpol PP, BPBD Kota Padang Panjang, PSC 119, serta bantuan dari warga sekitar.
Lurah Pasar Usang, Dodi Afriadi, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, segala amal ibadahnya diterima, dosanya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan," ujarnya.
Saat ini, instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap dampak kebakaran, sementara penyelidikan mengenai penyebab pasti kebakaran terus dilakukan.(da*)


