Notification

×

Iklan

Penipu Gunakan Suara AI Mirip Wagub Sumbar

Senin, 13 Juli 2026 | 04:19 WIB Last Updated 2026-07-12T21:19:00Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mencatut namanya. 

Ia mengungkapkan bahwa pelaku kini tidak hanya menggunakan surat dan nomor telepon palsu, tetapi juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meniru suaranya.

Vasko menjelaskan, pelaku membuat akun WhatsApp palsu dengan memasang foto profil dirinya, kemudian menghubungi calon korban melalui panggilan telepon maupun pesan singkat. 

Untuk meyakinkan korban, pelaku juga mengirimkan pesan suara hasil rekayasa AI yang dibuat menyerupai suara asli Vasko, lalu meminta korban mentransfer sejumlah uang.

Dalam keterangannya di Padang, Sabtu (11/7/2026), Vasko meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap setiap komunikasi yang mengatasnamakan dirinya. Ia juga mengajak masyarakat menyebarluaskan informasi mengenai modus tersebut agar tidak ada lagi warga yang menjadi korban.

Vasko menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta uang, baik dalam bentuk uang muka, biaya administrasi, maupun pembayaran lainnya kepada masyarakat dengan alasan penyaluran bantuan pemerintah.

Menurutnya, apabila ada pihak yang mengaku sebagai dirinya dan meminta transfer dana dalam bentuk apa pun, dapat dipastikan itu merupakan aksi penipuan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melayani permintaan tersebut dan tidak melakukan pengiriman uang.

Ia mengaku prihatin karena pelaku kerap menyasar masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan. Situasi itu dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan mencatut identitas pejabat pemerintah untuk memperoleh keuntungan secara ilegal.

Untuk menghindari menjadi korban, Vasko mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi setiap informasi atau komunikasi yang mengatasnamakan dirinya maupun pejabat pemerintah lainnya. Jika menerima telepon, pesan WhatsApp, atau voice note yang mencurigakan, masyarakat diminta untuk tidak langsung mempercayainya, tidak mengirimkan uang, dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat berwenang.

Vasko berharap semakin banyak masyarakat mengetahui modus penipuan ini sehingga peluang mencegah munculnya korban baru semakin besar. Ia juga mengajak seluruh warga untuk saling mengingatkan keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan berbasis teknologi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update