Notification

×

Iklan

HJK Padang ke-357 Usung Taste of Padang Experience 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:45 WIB Last Updated 2026-07-16T22:45:00Z

Agenda perayaan HJK Padang Tahun 2026

Padang, Rakyatterkini.com – Setiap tanggal 7 Agustus selalu memiliki makna istimewa bagi masyarakat Kota Padang. Pada peringatan Hari Jadi Kota (HJK) ke-357 tahun 2026, 

Pemerintah Kota Padang tidak hanya mengenang sejarah perjuangan masyarakat Pauh dan Koto Tangah melawan VOC pada 1669, tetapi juga menghadirkan perayaan yang mengangkat budaya dan kuliner Minangkabau ke panggung internasional melalui agenda bertajuk "Taste of Padang Experience 2026."

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemko Padang dalam mewujudkan cita-cita sebagai Kota Kreatif Gastronomi UNESCO (UNESCO Creative Cities Network) pada 2027. Dengan mengusung tema "Warisan Rasa Kebanggaan Bangsa", rangkaian HJK yang berlangsung pada 6–10 Agustus 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan budaya, ekonomi kreatif, olahraga, hingga edukasi kuliner.

Festival tersebut mengangkat filosofi kehidupan masyarakat multietnis di Kota Padang melalui tradisi makan bersama Bajamba, kekayaan kuliner Minangkabau, serta berbagai pertunjukan seni yang tersebar di sejumlah lokasi, seperti Kawasan Kota Tua, Batang Arau, Pantai Cimpago, hingga Youth Center.

Perayaan dimulai pada Kamis, 6 Agustus 2026, dengan agenda akademik berupa penandatanganan nota kesepahaman pendidikan dan seminar internasional di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP). Pada siang hari, Universitas Bung Hatta menjadi tuan rumah Waste Management Symposium yang membahas pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan kota. Malam harinya, Pantai Cimpago akan menjadi lokasi penyelenggaraan Festival Telong-Telong, yang menghadirkan ratusan lampion sebagai simbol sejarah perjuangan masyarakat Padang.

Puncak peringatan HJK berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026. Diawali dengan Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, hari tersebut juga ditandai pembukaan Padang Gastronomy Market di kawasan Batang Arau yang menampilkan beragam produk kuliner khas Minangkabau dari pelaku UMKM. Selain itu, digelar perlombaan perahu tradisional Salaju Sampan, aksi bersih sungai dan penanaman pohon, serta peresmian Jembatan Hildesheim sebagai simbol persahabatan kota kembar (sister city).

Pada malam harinya, masyarakat dapat menikmati Padang Bajamba Festival di Youth Center. Acara ini menghadirkan tradisi makan bersama menggunakan talam besar, lengkap dengan atraksi para pramusaji yang menyajikan hidangan khas Padang secara atraktif.

Memasuki Sabtu, 8 Agustus 2026, rangkaian kegiatan difokuskan pada olahraga, aksi sosial, dan hiburan. Kegiatan dimulai dengan Gowes Siti Nurbaya, dilanjutkan Padang Gastronomy Market hari kedua, lomba Salaju Sampan, pengambilan race pack BOM RUN, donor darah di Batang Arau dan 11 puskesmas, serta Padang Harmoni Festival yang menyuguhkan perpaduan musik tradisional dan modern.

Pada Minggu, 9 Agustus 2026, ribuan peserta dijadwalkan mengikuti BOM RUN dengan rute menyusuri kawasan pesisir Kota Padang. Selain itu, akan digelar Talks on Taste, forum yang membahas kekayaan rempah dan filosofi masakan Minangkabau bersama para pakar. Hari itu juga menjadi penutupan lomba Salaju Sampan, berlanjut dengan donor darah, Padang Fashion Summit, serta pertunjukan malam Xploria Padang di Kawasan Kota Tua yang dimeriahkan penampilan Siti Nurbaya Orchestra dan Band.

Rangkaian HJK ditutup pada Senin, 10 Agustus 2026 melalui hari terakhir Padang Gastronomy Market, kegiatan donor darah, penutupan Padang Harmoni Festival, serta hari kedua Padang Fashion Summit di Hotel ZHM.

Melalui Taste of Padang Experience 2026, Pemerintah Kota Padang ingin menghadirkan konsep perayaan yang lebih dari sekadar pesta ulang tahun daerah. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk memperkuat sektor pariwisata, ekonomi kreatif, olahraga, budaya, hingga pelestarian sejarah dalam satu festival terpadu.

Pemilihan kawasan Batang Arau dan Kota Tua sebagai pusat kegiatan juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali jejak sejarah Padang sebagai pelabuhan rempah yang memiliki nilai penting dalam perkembangan perdagangan Nusantara. Pengunjung akan diajak menikmati pengalaman khas, mulai dari menyaksikan penyajian hidangan ala rumah makan Padang, mencicipi kuliner autentik di daerah asalnya, hingga merasakan langsung tradisi Bajamba yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Minangkabau.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update