Padang, Rakyatterkini.com - Sebuah mobil yang terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 80 meter di kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada Jumat (3/7) dini hari.
Dalam insiden tersebut, pengemudi bernama Muhammad Fajri (31), warga Lubuk Kilangan, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah proses evakuasi yang berlangsung cukup sulit.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa laporan mengenai kecelakaan diterima pada Kamis (2/7) sekitar pukul 22.03 WIB dari seorang wartawan bernama Budi. Usai menerima informasi tersebut, tim penyelamat segera diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi.
Sebanyak delapan personel dari Kantor SAR Padang diterjunkan sekitar pukul 22.13 WIB. Mereka membawa sejumlah perlengkapan penyelamatan, mulai dari Rescue Car Type 1, alat ekstrikasi, perlengkapan mountaineering, peralatan evakuasi dan medis, hingga perangkat komunikasi.
Lokasi kejadian berada di Panorama Sitinjau Lauik dengan jarak sekitar 37,8 kilometer dari Kantor SAR Padang atau sekitar satu jam perjalanan darat. Tim penyelamat tiba di lokasi pada pukul 23.07 WIB dan langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan sebelum memulai proses penyelamatan korban yang masih berada di dalam kendaraan.
Evakuasi berlangsung penuh tantangan karena kendaraan berada di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter. Kondisi medan yang terjal ditambah minimnya pencahayaan pada malam hari membuat proses penyelamatan membutuhkan kehati-hatian ekstra.
Berkat koordinasi yang baik dan kerja sama seluruh tim di lapangan, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 00.44 WIB. Selanjutnya, jenazah Muhammad Fajri dibawa ke Rumah Sakit Semen Padang untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi ini melibatkan berbagai instansi, antara lain Kantor SAR Padang, Polresta Padang, Polsek Lubuk Kilangan, BPBD Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, Ambulans Marola, Ambulans Amal Zakat, serta dukungan masyarakat sekitar yang turut membantu proses evakuasi.
Abdul Malik menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan unsur yang terlibat karena mampu menjalankan operasi dengan aman meskipun menghadapi kondisi medan yang berat dan berisiko tinggi.
Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, tim melaksanakan debriefing pada pukul 01.23 WIB. Seluruh personel kemudian kembali ke instansi masing-masing, sementara Operasi SAR kecelakaan mobil yang masuk jurang di Panorama Sitinjau Lauik secara resmi dinyatakan berakhir.
Kantor SAR Padang juga mengingatkan para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Sitinjau Lauik. Ruas jalan tersebut dikenal memiliki tikungan tajam, tanjakan dan turunan curam, sehingga diperlukan kewaspadaan tinggi untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.(da*)


