Notification

×

Iklan

Bupati Eka Putra Jemput Bola ke Kementerian PU, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:00 WIB Last Updated 2026-07-10T09:00:00Z

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, saat mengunjungi kementerian pekerjaan umum.

Jakarta, Rakyatterkn.cm – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) terus diperkuat. Untuk memastikan percepatan pembangunan sekolah berkapasitas sekitar 3.000 siswa tersebut, Bupati Tanah Datar Eka Putra mendatangi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Dalam kunjungan itu, Bupati Eka Putra didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanah Datar Ten Feri. 

Rombongan diterima Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kuswara bersama Plt Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Dendy Kurniady beserta jajaran.

Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek teknis pembangunan Sekolah Rakyat yang akan berlokasi di Nagari Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar. Salah satu fokus utama pembahasan adalah kondisi lahan yang berada di kawasan perbukitan sehingga membutuhkan perencanaan konstruksi yang matang.

Bupati Eka Putra menjelaskan, proses pembebasan lahan telah selesai berkat sinergi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama DPRD Tanah Datar yang dikoordinasikan Ketua DPRD Anton Yondra, serta dukungan penuh masyarakat setempat. 

Saat ini, pemerintah tengah menuntaskan proses penerbitan sertifikat tanah sebagai syarat administrasi agar pembangunan dapat segera dimulai.

Plt Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Dendy Kurniady mengatakan, hasil survei lapangan dan analisis citra satelit menunjukkan sejumlah tantangan teknis yang harus diperhatikan, mulai dari desain bangunan hingga sistem pengamanan kawasan.

"Karena lokasi berada di kawasan berbukit, desain dan tata letak bangunan harus dirancang secara cermat. Faktor keamanan menjadi prioritas agar fasilitas pendidikan ini benar-benar aman dan nyaman digunakan," ujarnya.

Sementara itu, Plt Dirjen Prasarana Strategis Kuswara menilai kondisi geografis Tanah Datar memang berbeda dibandingkan sebagian besar lokasi Sekolah Rakyat yang telah dibangun di Indonesia. Meski membutuhkan penanganan teknis yang lebih kompleks, ia optimistis proyek tersebut dapat diwujudkan dengan baik.

"Kontur lahan yang berbukit memang memerlukan perhatian lebih. Namun, jika ditata dengan baik, kondisi ini justru dapat menjadi nilai tambah dari sisi estetika dan menciptakan lingkungan belajar yang indah," katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Eka Putra menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama DPRD dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menyebut, sekolah yang merupakan bagian dari program Presiden Prabowo tersebut ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 hingga desil 5. Ke depan, Sekolah Rakyat di Tanah Datar diharapkan tidak hanya melayani peserta didik dari daerah setempat, tetapi juga dari wilayah lain sesuai dengan ketentuan pemerintah.

"Kami berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga Sekolah Rakyat segera hadir di Tanah Datar dan menjadi pusat pendidikan berkualitas dengan fasilitas yang lengkap," ujar Eka Putra.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun para perantau, untuk bersama-sama mendukung terwujudnya program strategis tersebut demi meningkatkan akses pendidikan bagi generasi masa depan. (farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update