Padang, Rakyatterkini.com - BPBD Kota Padang memanfaatkan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk memberikan edukasi kebencanaan kepada para siswa baru sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi, tsunami, dan bencana lainnya. Program ini digelar karena Kota Padang merupakan daerah yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana alam.
Kegiatan edukasi dilaksanakan di sejumlah sekolah pada Rabu (15/7/2026), di antaranya SMK Negeri 3 Padang, SMP Negeri 18 Padang, dan SMP Negeri 38 Padang.
Di SMK Negeri 3 Padang saja, sebanyak 425 peserta didik baru mengikuti pembekalan mitigasi bencana selama dua hari pelaksanaan MPLS.
Dalam sosialisasi tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di Kota Padang. Materi yang disampaikan meliputi pengurangan risiko bencana, pengenalan jalur evakuasi di lingkungan sekolah maupun rumah, hingga simulasi penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi, tsunami, serta bencana hidrometeorologi seperti banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan pihaknya melibatkan jajaran pimpinan dan personel BPBD secara langsung dalam kegiatan tersebut agar penyampaian materi lebih efektif dan dapat dipahami dengan baik oleh para pelajar.
Menurut Hendri, sekretaris, kepala bidang, serta anggota BPBD diterjunkan ke sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA untuk memberikan pembekalan kebencanaan.
Langkah ini bertujuan menanamkan pengetahuan serta membangun kesiapsiagaan sejak dini sehingga para siswa mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Padang berharap edukasi yang diberikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi muda yang tangguh, tidak mudah panik saat bencana terjadi, serta memiliki kemampuan melindungi diri sendiri dan membantu lingkungan sekitarnya ketika menghadapi kondisi darurat.(da*)


