Notification

×

Iklan

Antrean BBM Subsidi di Pariaman Kian Mengular

Selasa, 07 Juli 2026 | 07:59 WIB Last Updated 2026-07-07T00:59:00Z

Keluhaan Warga Saat Antri Kendaraan di SPBU Pariaman: Berjam Jam

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Antrean kendaraan untuk memperoleh BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Bio Solar masih terjadi di sejumlah SPBU di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman. 

Kondisi tersebut menimbulkan kemacetan panjang sekaligus menghambat aktivitas masyarakat, terutama para pengemudi yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (6/7/2026), barisan kendaraan tampak mengular hingga ratusan meter. Antrean didominasi truk angkutan barang, kendaraan umum, serta mobil pribadi yang memenuhi bahu jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di sekitar SPBU menjadi tersendat.

Salah seorang sopir travel antarkota, Das (45), mengaku kondisi tersebut sangat merugikan pekerjaannya. Menurutnya, waktu yang seharusnya digunakan untuk mengantar penumpang justru habis karena harus menunggu giliran mengisi BBM.

Ia mengatakan antrean yang bisa berlangsung lebih dari dua jam membuat jadwal keberangkatan travel sering terlambat. Akibatnya, banyak penumpang mengeluhkan keterlambatan tiba di tujuan, sementara pendapatan para sopir ikut menurun karena jumlah perjalanan yang dapat dilakukan menjadi berkurang.

Keluhan serupa disampaikan Dayat (29), pemilik mobil Isuzu Panther yang ikut mengantre untuk mendapatkan Bio Solar. Ia menilai pasokan Solar bersubsidi dalam beberapa pekan terakhir semakin sulit diperoleh dan mulai mengganggu aktivitas usaha masyarakat.

Menurut Dayat, dirinya kerap harus mendatangi beberapa SPBU sebelum berhasil menemukan stok Solar. Setelah itu pun, ia masih harus menunggu dalam antrean panjang yang bahkan meluber hingga ke luar area SPBU.

Ia berharap pemerintah daerah bersama Pertamina segera memperbaiki sistem distribusi BBM bersubsidi agar pasokan di setiap SPBU tetap tersedia dan tidak lagi menimbulkan antrean panjang.

Selain itu, ia juga meminta pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi diperketat sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terus mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar.

Hingga berita ini ditulis, antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang berada di jalur utama Pariaman–Padang Pariaman masih terlihat panjang dan belum menunjukkan tanda-tanda berkurang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update