Solok, Rakyatterkini.com - Dinas Pendidikan Kota Solok mencatat sebanyak 1.190 calon peserta didik telah mendaftar dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) untuk tahun ajaran 2026. Para pendaftar tersebut tersebar di 41 SD negeri yang ada di Kota Solok.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Lusya Adelina, mengatakan jumlah pendaftar masih berada di bawah kapasitas yang telah disiapkan, yakni sebanyak 1.428 kursi. Dengan demikian, seluruh calon murid masih dapat tertampung sesuai daya tampung sekolah yang tersedia.
Menurutnya, secara umum sebagian besar SD negeri telah terisi sesuai kapasitas yang direncanakan. Meski demikian, masih terdapat beberapa sekolah yang belum memenuhi kuota penerimaan, namun kondisi tersebut dinilai tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan SPMB.
Proses pendaftaran jenjang SD berlangsung pada 8 hingga 10 Juni 2026. Dalam pelaksanaannya, pemerintah membuka sejumlah jalur penerimaan, yakni jalur afirmasi, domisili, perpindahan tugas orang tua, anak guru, serta jalur optimalisasi.
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon murid yang berasal dari keluarga kurang mampu di Kota Solok. Sementara jalur domisili diberikan kepada anak yang berdomisili sesuai wilayah tempat tinggalnya.
Adapun jalur perpindahan orang tua ditujukan bagi anak dari orang tua yang mengalami mutasi pekerjaan, seperti anggota TNI, Polri, maupun pegawai BUMN, dengan ketentuan masa perpindahan maksimal satu tahun. Selain itu, tersedia jalur anak guru yang memberikan kesempatan bagi putra-putri tenaga pendidik untuk bersekolah di tempat orang tuanya bertugas.
Sementara itu, jalur optimalisasi digunakan untuk mengisi sisa kuota yang masih tersedia bagi calon murid dari wilayah irisan maupun luar domisili.
Lusya juga mengingatkan para orang tua agar tidak hanya berfokus pada sekolah yang dianggap favorit. Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan anak tidak semata-mata ditentukan oleh sekolah yang dipilih, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh peran dan pendampingan orang tua di lingkungan keluarga.
Menurutnya, setiap sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk menghasilkan peserta didik berprestasi apabila mendapat dukungan yang baik dari orang tua. Karena itu, ia berharap masyarakat tidak memaksakan anak masuk ke sekolah tertentu, melainkan lebih mengutamakan proses belajar yang didukung oleh keluarga.
Ia menambahkan, keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak selama menempuh pendidikan menjadi salah satu faktor penting yang dapat menunjang perkembangan serta keberhasilan mereka di masa mendatang.(da*)


