Notification

×

Iklan

Wabup Tanah Datar Tinjau Sentra IKM Tomat dan Cabai

Kamis, 18 Juni 2026 | 21:18 WIB Last Updated 2026-06-18T14:45:31Z

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, melakukan kunjungan

Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, melakukan kunjungan ke Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) pengolahan hasil hortikultura tomat dan cabai yang berada di Nagari Lawang Mandahiling, Kecamatan Salimpaung, pada Kamis (18/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wabup didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Nakerin) Nusyirwan, Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani, Kepala Dinas PMDPPKB Herison, serta Camat Salimpaung Kartoni. 

Sejumlah wali nagari dari Kecamatan Salimpaung, Wali Nagari Baringin, Wali Nagari Cubadak, Wali Nagari Simabur, hingga pengurus koperasi pengelola sentra IKM juga turut hadir.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung proses produksi sekaligus berdialog dengan pengelola serta perangkat daerah terkait pengembangan sentra IKM hortikultura tersebut.

Ahmad Fadly menyampaikan bahwa ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar usaha pengolahan hasil pertanian ini bisa berkembang dan lebih kompetitif di pasar.

“Dari hasil peninjauan dan diskusi, kualitas bahan baku harus benar-benar dijaga. Selain itu, merek produk juga sangat menentukan daya tarik konsumen. Pengelolaan manajemen yang baik juga diperlukan agar perencanaan, pengawasan, hingga target usaha bisa tercapai secara optimal,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Sentra IKM Hortikultura ini merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu memberi dampak besar bagi petani dan pelaku UMKM di Tanah Datar.

Selain meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, fasilitas ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata dan berkelanjutan.

“Fasilitas yang sudah ada ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama petani tomat dan cabai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wabup mengajak pelaku usaha IKM berbasis hortikultura untuk memaksimalkan keberadaan sentra tersebut. Ia juga meminta peran aktif camat dan wali nagari dalam mendorong pemanfaatan fasilitas agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Melalui camat dan wali nagari, kami berharap sentra IKM ini bisa dimanfaatkan bersama. Tomat dan cabai dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti saus tomat, saus sambal, cabai giling, dan produk olahan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Nakerin Tanah Datar, Nusyirwan, menjelaskan bahwa pengelolaan sentra IKM dilakukan oleh UPTD, sedangkan kegiatan produksi dijalankan oleh koperasi. Saat ini, produk saus tomat yang dihasilkan sudah dimanfaatkan oleh sejumlah pelaku UMKM di daerah tersebut.

“Produksi saus tomat masih terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan UMKM. Namun kapasitasnya masih terbatas karena keterbatasan modal serta permintaan yang belum terlalu besar,” ungkapnya.(Farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update