Jakarta, Rakyatterkini.com – Media sosial kembali ramai membahas sebuah kisah tak biasa terkait hadiah ulang tahun pernikahan yang menuai perhatian publik.
Seorang perempuan asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah dikabarkan “menghadiahkan” seorang calon istri kedua untuk suaminya dalam perayaan 16 tahun pernikahan mereka.
Perempuan muda yang kemudian menjadi istri kedua tersebut disebut dipilih langsung oleh istri pertama.
Momen akad nikah hingga resepsi pernikahan itu terekam dalam sebuah video amatir berdurasi sekitar satu menit dan dengan cepat menyebar luas di media sosial, memicu berbagai tanggapan dari warganet.
Dalam video yang beredar, tampak suasana pelaminan yang tidak seperti biasanya. Dua perempuan mengenakan busana pengantin terlihat duduk berdampingan di samping seorang pria yang berada di tengah, menciptakan pemandangan yang langsung menarik perhatian publik.
Video tersebut juga disertai keterangan yang menyebut adanya “kado pernikahan berupa istri kedua”, sehingga semakin menimbulkan rasa penasaran.
Acara pernikahan tersebut diketahui merupakan pernikahan kedua seorang pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Prosesi itu digelar bertepatan dengan tanggal cantik, yakni 6 Juni 2026.
Menurut informasi yang beredar, rencana untuk mencarikan pendamping kedua bagi sang suami sudah dipertimbangkan oleh istri pertama sejak beberapa tahun sebelumnya. Setelah proses pencarian, pilihan akhirnya jatuh kepada seorang perempuan muda berusia sekitar 20 tahun.
Meski menuai beragam reaksi pro dan kontra di masyarakat, pihak keluarga menegaskan keputusan tersebut diambil atas dasar kesepakatan bersama. Ketiganya, suami, istri pertama, dan istri kedua menyatakan tidak ada paksaan dalam proses tersebut dan semuanya dijalani dengan penuh kesadaran.
Di balik viralnya kabar ini, sejumlah warganet juga menyoroti keunikan lain dari keluarga tersebut yang disebut memiliki rangkaian angka “6” yang berulang dalam berbagai momen penting kehidupan mereka.
Istri pertama, Wida Sayyidatul Anwar, bersama suaminya, Dede Nadif Ar Rasyid, menyampaikan keputusan tersebut telah melalui pertimbangan matang serta proses doa dan istikharah selama beberapa tahun terakhir.
“Ini sudah kami pikirkan sejak lama, kurang lebih tiga tahun. Saya yang mencari dan mempertimbangkan sendiri. Alhamdulillah semuanya berjalan baik dan kami berkomitmen untuk saling mendukung,” ujar Wida dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).
Usai prosesi akad, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama keluarga dan para santri. Pihak keluarga berharap masyarakat tidak berspekulasi negatif dan mendoakan agar kehidupan rumah tangga mereka dapat berjalan harmonis serta penuh keberkahan.(da*)


