Padang, Rakyatterkini.com – Pusat Studi dan Respons Manajemen Bencana (PSRMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat melakukan peninjauan langsung ke kediaman Zahwa, mahasiswa Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen yang menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi terkini pascakebakaran sekaligus mengumpulkan data mengenai kebutuhan mendesak keluarga korban. Data tersebut akan menjadi dasar dalam penyaluran bantuan serta bentuk pendampingan yang akan diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
Tim PSRMB UM Sumatera Barat yang turun langsung ke lapangan terdiri dari Direktur Moch Abdi, Wakil Ketua Divisi Database, Penelitian dan Pengembangan Yasherly Bachri, Ketua Divisi Profiling dan Mitigasi Bencana Zuheldi, serta Ketua Divisi Komunikasi dan Informasi Afrizon.
Kegiatan ini merupakan bagian dari asesmen awal guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait dampak kejadian serta kebutuhan yang diperlukan oleh keluarga korban setelah kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, tim bertemu langsung dengan Zahwa bersama orang tua dan kakeknya (Datuk) yang juga terdampak dalam musibah tersebut. Selain berdialog, tim juga melakukan pengecekan kondisi rumah yang hangus terbakar serta menggali informasi mengenai kebutuhan paling mendesak saat ini.
Direktur PSRMB UM Sumatera Barat, Moch Abdi, menjelaskan bahwa survei ini menjadi langkah awal agar bantuan yang diberikan nantinya tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.
“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami. Kehadiran kami untuk melihat langsung kondisi Zahwa dan keluarga pascakebakaran,” ujar Abdi, Sabtu (13/6/2026).
Ia menambahkan, hasil survei ini penting sebagai dasar perencanaan bantuan agar benar-benar menjawab kebutuhan utama korban. Menurutnya, sebagai bagian dari keluarga besar UM Sumatera Barat, kampus ingin memastikan mahasiswa yang terdampak musibah tidak menghadapi situasi ini sendirian.
“Kami berharap dukungan ini bisa meringankan beban keluarga. Semoga bantuan yang direncanakan dapat membantu proses pemulihan dan memberi semangat agar Zahwa tetap melanjutkan pendidikannya,” lanjutnya.
Pihak keluarga pun menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat melalui PSRMB.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari pihak kampus. Kehadiran ini memberi semangat di tengah kondisi sulit yang kami alami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ujar Datuk.
Zahwa juga mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka mendapat perhatian sebesar ini dari kampus. Terima kasih kepada UM Sumatera Barat dan semua pihak yang peduli. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk tetap kuat dan melanjutkan kuliah,” ungkapnya.(da*)


