Notification

×

Iklan

Tsunami Kecil Terjadi di Sulut Usai Gempa Mindanao

Senin, 08 Juni 2026 | 11:11 WIB Last Updated 2026-06-08T05:17:15Z

Gelombang tsunami menerjang Talaud

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sejumlah wilayah kepulauan di Sulawesi Utara (Sulut) dilaporkan terdampak tsunami kecil setelah terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Mindanao, Filipina, pada Senin pagi (8/6/2026).

Gelombang tsunami terdeteksi di wilayah Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Siau dengan ketinggian yang bervariasi. Berdasarkan data sementara, ketinggian air laut di Talengen, Kabupaten Kepulauan Talaud, mencapai sekitar 75 sentimeter.

Sementara itu, di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, tercatat gelombang setinggi 32 sentimeter. Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, tinggi tsunami mencapai sekitar 30 sentimeter, sedangkan di Kepulauan Siau tercatat sekitar 18 sentimeter.

Kepala BPBD Sulawesi Utara, Adolf Tamengkel, mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia menyebutkan bahwa tsunami yang terjadi tergolong kecil.

“Kami menerima informasi adanya tsunami, namun skalanya sangat kecil,” ujar Adolf.

Hingga saat ini, aktivitas gempa susulan masih terus terjadi setelah gempa utama mengguncang wilayah tersebut. BPBD Sulut juga terus memantau kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan.

Selain kenaikan gelombang air laut, laporan sementara BPBD juga mencatat adanya kerusakan berupa retakan tanah di area Kantor RRI Sangihe.

Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan menjauhi area pantai sampai situasi benar-benar dinyatakan aman oleh pihak berwenang. Petugas BPBD bersama instansi terkait masih terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi di wilayah terdampak tetap terkendali.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update