Padang, Rakyatterkini.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada April 2026 berada di angka 45,82 persen. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 2,92 persen poin dibandingkan Maret 2026 yang tercatat 42,90 persen.
Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni April 2025 yang mencapai 48,34 persen, TPK April 2026 justru mengalami penurunan sebesar 2,52 persen poin.
Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin, dalam keterangan resminya pada Selasa (9/6/2026) menjelaskan berdasarkan klasifikasi bintang, hampir seluruh kategori hotel mengalami peningkatan TPK, kecuali hotel bintang 1.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada hotel bintang 3 yang meningkat 6,74 persen poin. Selanjutnya, hotel bintang 4 naik 2,75 persen poin, dan hotel bintang 2 meningkat 1,13 persen poin. Sementara itu, hotel bintang 1 justru turun tipis sebesar 0,91 poin.
Untuk capaian TPK tertinggi pada April 2026, hotel bintang 3 menempati posisi teratas dengan 57,70 persen, disusul hotel bintang 4 sebesar 49,18 persen, dan hotel bintang 2 sebesar 42,71 persen. Adapun tingkat terendah terjadi pada hotel bintang 1 yang hanya mencapai 26,48 persen.
Sementara itu, TPK hotel nonbintang pada April 2026 tercatat sebesar 17,83 persen, turun 3,25 persen poin dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 21,08 persen. Penurunan ini terjadi pada hampir semua kelompok kamar, kecuali kategori kamar 25–40 yang justru mengalami kenaikan.
Penurunan paling tajam terjadi pada hotel nonbintang dengan jumlah kamar kurang dari 10 yang turun 7,30 poin, disusul kelompok lebih dari 40 kamar yang turun 5,39 poin, serta kelompok 10–24 kamar yang turun 3,54 poin. Sebaliknya, kelompok kamar 25–40 meningkat 4,99 poin.
TPK tertinggi pada hotel nonbintang berada pada kelompok kamar 25–40 sebesar 27,13 persen, sedangkan yang terendah pada kelompok di bawah 10 kamar sebesar 11,60 persen.
Dari sisi rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang Sumbar pada April 2026, tercatat 1,23 malam, sedikit naik dari 1,22 malam pada bulan sebelumnya.
Untuk tamu asing, RLMT tercatat 1,42 malam, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 1,74 malam. Sementara RLMT tamu domestik stabil di angka 1,22 malam tanpa perubahan.
Jika dirinci menurut kelas hotel, RLMT tamu asing tertinggi berada di hotel bintang 4 dengan 1,48 malam, kemudian hotel bintang 1 sebesar 1,43 malam, dan hotel bintang 2 sebesar 1,37 malam.
Sedangkan untuk tamu domestik, RLMT tertinggi berada pada hotel bintang 3 dengan 1,34 malam. Selanjutnya hotel bintang 4 mencatat 1,23 malam, diikuti hotel bintang 2 sebesar 1,11 malam, dan hotel bintang 1 sebesar 1,03 malam.(da*)


