Notification

×

Iklan

Tim SAR Temukan Korban Hanyut di Solok Selatan

Selasa, 02 Juni 2026 | 14:03 WIB Last Updated 2026-06-02T07:03:00Z

Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Sutrisno (58)

Solsel, Rakyatterkini.com – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Sutrisno (58), korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Batanghari di Jorong Sinuek, Nagari Dusun Tangah, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) dini hari, setelah upaya pencarian yang berlangsung selama empat hari.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 04.00 WIB oleh tim gabungan di aliran sungai, berjarak kurang lebih 19 kilometer dari titik awal kejadian.

“Korban berhasil ditemukan pada hari keempat operasi SAR dalam kondisi meninggal dunia. Setelah proses evakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya pada Selasa (2/6/2026).

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 17.59 WIB. Saat itu, korban diketahui sedang memasang pukat di Sungai Batang Sangir. Namun, ia diduga kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbawa arus sungai yang cukup deras.

Seorang saksi sekaligus rekan korban bernama Jon sempat berusaha memberikan pertolongan. Akan tetapi, kuatnya arus sungai membuat upaya tersebut tidak berhasil sehingga korban terseret dan hilang.

Laporan kejadian baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang pada Sabtu malam pukul 19.32 WIB. Setelah itu, tim SAR bersama unsur terkait segera dikerahkan untuk melakukan pencarian dan pertolongan di lokasi kejadian.

Selama proses pencarian, tim menyisir aliran Sungai Batang Sangir dengan berbagai perlengkapan, mulai dari perahu karet bermesin, perahu rafting, peralatan penyelamatan, komunikasi, medis, hingga perlengkapan pendukung lainnya.

Abdul Malik juga menyebutkan bahwa operasi ini melibatkan banyak unsur, seperti TNI, Polri, BPBD, pemerintah nagari, Brimob, aparat kecamatan, serta masyarakat setempat yang ikut membantu pencarian di lapangan.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi cukup berat, terutama derasnya arus sungai serta terbatasnya jaringan komunikasi di lokasi pencarian.

Meski demikian, kerja sama antarinstansi dan dukungan warga sekitar membuat proses pencarian tetap berjalan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Setelah proses evakuasi selesai, sekitar pukul 05.00 WIB dilakukan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat. Selanjutnya, seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing dan operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update