Jakarta, Rakyatterkini.com - Kecelakaan fatal terjadi di perlintasan sebidang Jalan Revolusi, Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Jumat (19/6/2026) malam.
Insiden tersebut merenggut nyawa tiga orang yang berboncengan sepeda motor setelah tertabrak Kereta Api Taksaka dengan rute Yogyakarta menuju Gambir.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di jalur rel Kebumen-Banyumas. Dugaan sementara, kecelakaan dipicu karena pengendara melanggar aturan saat palang pintu perlintasan sudah dalam posisi tertutup.
Peristiwa bermula ketika sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AA 4986 AED yang ditumpangi tiga orang melaju dari arah timur ke barat. Saat tiba di perlintasan, motor tersebut diduga tetap menerobos meskipun palang pintu telah ditutup.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kendaraan roda dua itu nekat melintas saat palang sudah tertutup. Di waktu yang sama, KA Taksaka melaju dari arah selatan ke utara sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” jelas Kapolres pada Sabtu (20/6/2026).
Benturan keras terjadi dalam hitungan detik ketika kereta api yang melaju kencang menghantam sepeda motor hingga terpental.
Akibat kecelakaan tersebut, ketiga penumpang motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka adalah pengendara berinisial R (36), warga Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, serta dua penumpangnya A (31) asal Desa Condongcampur dan E (36) dari Desa Penusupan, yang juga berada di Kecamatan Sruweng.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Kebumen menerima laporan sekitar pukul 22.30 WIB dan segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengevakuasi para korban. Dua orang saksi, yakni petugas keamanan stasiun dan penjaga palang pintu, menyatakan bahwa palang perlintasan sudah tertutup saat motor melintas.
Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti, memeriksa saksi, serta membawa jenazah korban ke RSUD dr Soedirman Kebumen untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto menyampaikan duka cita atas kejadian tersebut. Pihak KAI juga memastikan bahwa perjalanan KA Taksaka tetap berjalan normal tanpa gangguan.
KAI turut mengingatkan masyarakat untuk selalu menaati aturan keselamatan saat melintasi perlintasan kereta api.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar tidak tergesa-gesa, tetap sabar, dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di perlintasan sebidang,” ujar perwakilan KAI.(da*)


