Solok, Rakyatterkini.com – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dipandang sebagai momen penting untuk melakukan perbaikan diri sekaligus mempererat kebersamaan dalam upaya membangun daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Solok, Jon Firman Pandu, saat menghadiri kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Solok di Masjid Agung Darussalam Islamic Center Koto Baru.
Bupati menegaskan bahwa Tahun Baru Islam bukan hanya sekadar pergantian kalender hijriah, melainkan juga menjadi waktu yang tepat untuk mengambil hikmah dari perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun peradaban yang berlandaskan persaudaraan, kesabaran, dan pengorbanan.
“Semoga kegiatan ini dapat memperkuat nilai-nilai keislaman serta meningkatkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Solok yang lebih maju dan beradab,” ujarnya.
Acara tabligh akbar tersebut turut menghadirkan Habib Muhammad Rizieq Shihab dan Ustadz Jelita Donal, serta dihadiri unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Solok, dan masyarakat setempat.
Dalam tausiyahnya, Habib Rizieq mengingatkan pentingnya menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri.
Ia juga menyinggung peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai titik perubahan besar dalam sejarah Islam.
Menurutnya, hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, peningkatan iman dan takwa, serta penguatan persatuan umat.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, ketenangan, serta kemajuan bagi Kabupaten Solok.(da*)


