Padang, Rakyatterkini.com– Olahraga padel semakin diminati warga Kota Padang. Meski menawarkan keseruan, aktivitas ini tergolong berintensitas tinggi sehingga membutuhkan kelincahan serta stamina yang baik. Karena itu, potensi cedera tetap perlu diwaspadai.
Menanggapi kondisi tersebut, Semen Padang Hospital (SPH) berperan aktif sebagai tim medis resmi dalam turnamen Padel Rosiade Cup yang digelar selama tiga hari di lapangan Padel Rosiade, Padang.
Kehadiran tim medis SPH tidak hanya sebagai pelengkap acara, tetapi menjadi bentuk komitmen nyata dalam mendukung gaya hidup sehat sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan peserta selama kompetisi berlangsung.
Staf Humas SPH, Rofi, menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan tenaga profesional yang terdiri dari dokter umum, perawat, hingga fisioterapis berpengalaman selama turnamen berlangsung.
Ia menjelaskan, selain siaga untuk penanganan medis, SPH juga menyediakan berbagai layanan seperti pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, hingga fisioterapi yang dapat dimanfaatkan atlet maupun pengunjung.
Ajang Padel Rosiade Cup sendiri menarik perhatian banyak kalangan. Tidak hanya diikuti komunitas padel dan atlet profesional, tetapi juga masyarakat umum yang antusias mencoba olahraga yang tengah naik daun tersebut.
Menurut Rofi, kehadiran peserta dari berbagai latar belakang menjadikan turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah mempererat kebersamaan sekaligus mendorong budaya hidup sehat.
Sebagai tim medis di lapangan, SPH memberikan layanan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kondisi vital, konsultasi kesehatan, penanganan cedera ringan saat pertandingan, hingga pertolongan pertama dalam situasi darurat. Layanan fisioterapi juga menjadi andalan untuk membantu pemulihan dan menjaga performa peserta tetap optimal.
Selain itu, tim medis turut memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh sebelum dan setelah berolahraga.
Mengingat karakter padel yang dinamis, SPH juga mengingatkan peserta agar mempersiapkan fisik dengan baik. Beberapa langkah penting yang disarankan antara lain melakukan pemanasan dan peregangan, menjaga asupan cairan, serta menggunakan perlengkapan olahraga yang aman.
Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak memaksakan diri berolahraga jika kondisi tubuh belum prima atau masih dalam masa pemulihan cedera.
Melalui keterlibatan ini, SPH berharap dapat terus mendukung kegiatan olahraga di Kota Padang sekaligus mengajak masyarakat menjalani pola hidup sehat secara rutin dan aman.
Rofi menutup dengan pesan agar para peserta selalu memperhatikan keselamatan saat berolahraga, seperti melakukan pemanasan, menjaga hidrasi, serta segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami keluhan atau cedera.(da*)


