![]() |
| Sekretaris Daerah Solok Selatan, Syamsurizaldi melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sungai Pagu, Jumat (19/6/2026). |
Sungai Pagu, Rakyatterkini.com – Sekretaris Daerah Solok Selatan, Syamsurizaldi melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Sungai Pagu, Jumat (19/6/2026), meninjau pelaksanaan pemerintahan sekaligus memperkuat koordinasi pembangunan di salah satu kecamatan terbesar di Kabupaten Solok Selatan.
Kecamatan Sungai Pagu memiliki luas wilayah sekitar 594,22 kilometer persegi yang terbagi dalam 11 nagari dan 62 jorong. Berdasarkan data tahun 2023, wilayah ini dihuni sekitar 34.056 jiwa dengan pusat pemerintahan berada di Pasar Muara Labuh.
Saat ini, roda pemerintahan kecamatan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Adila Rekriyaldi, yang dilantik pada 15 Januari 2026 menggantikan Ibrahim, setelah menjabat selama tiga tahun.
Dalam menjalankan tugasnya, camat didukung oleh sekretaris kecamatan serta sejumlah seksi yang menangani pemerintahan, ekonomi dan pembangunan, kesejahteraan rakyat, hingga ketenteraman dan ketertiban umum.
Dalam kunjungan tersebut, perhatian diarahkan pada optimalisasi pelayanan publik, pembinaan pemerintahan nagari, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta sinkronisasi program pembangunan antara pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten.
Sungai Pagu juga menjadi salah satu kecamatan yang diprioritaskan dalam agenda pembangunan daerah tahun 2026–2027. Sejumlah program strategis telah disiapkan, di antaranya pemugaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh menjadi ikon kota, rencana pemekaran kecamatan, peningkatan infrastruktur jalan, hingga upaya pengendalian banjir.
Di sektor ekonomi, pemerintah mendorong Sungai Pagu sebagai sentra hortikultura melalui pengembangan komoditas cabai, sayuran, dan buah-buahan. Penguatan pelaku UMKM, penyelenggaraan Car Free Day (CFD) Muara Labuh, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat perekonomian masyarakat.
Sementara itu, berbagai usulan pembangunan yang dihimpun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) telah diarahkan untuk masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan dukungan pendanaan dari APBD maupun sumber pembiayaan lainnya.
Selain memiliki potensi pembangunan, Sungai Pagu juga dikenal sebagai kawasan yang kaya nilai sejarah dan budaya. Wilayah ini merupakan bagian dari kawasan adat Alam Surambi Sungai Pagu, bekas pusat kerajaan yang masih menyimpan berbagai peninggalan bersejarah, seperti kompleks istana dan masjid tua yang menjadi warisan budaya masyarakat Solok Selatan.
Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan nagari semakin kuat sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (alwis)


