Notification

×

Iklan

Sanggar Jalo Suto Agam Terima Bantuan Pokir DPRD Sumbar

Senin, 29 Juni 2026 | 19:16 WIB Last Updated 2026-06-29T12:16:00Z

Sanggar Seni Jalo Suto Terima Bantuan dari Taman Budaya Sumbar

Agam, Rakyatterkini.com– Sanggar Seni Jalo Suto yang berada di Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, memperoleh bantuan melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir) Anggota DPRD Sumatera Barat, Asril. Bantuan tersebut disalurkan melalui Taman Budaya Sumbar pada Minggu (28/6/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Taman Budaya Sumbar, M. Devid. Bantuan yang diberikan meliputi perlengkapan pakaian adat serta sejumlah alat kesenian tradisional, seperti talempong dan tambua tansa.

Ketua Sanggar Seni Jalo Suto, Nitra Yulinda, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diterima. Menurutnya, selama ini sanggar menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi perlengkapan maupun peralatan untuk menunjang kegiatan seni.

Ia menjelaskan bahwa sanggar belum memiliki koleksi pakaian adat yang memadai serta masih kekurangan alat musik tradisional. Kondisi tersebut kerap menjadi kendala ketika kelompok seni itu mendapat kesempatan tampil.

"Selama ini kami sering meminjam perlengkapan dari sanggar lain atau menyewa pakaian adat saat akan mengikuti pertunjukan," ujarnya.

Nitra juga mengapresiasi bantuan yang diberikan melalui Pokir Anggota DPRD Sumbar, Asril, dan disalurkan oleh Taman Budaya Sumbar. Ia berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan semangat para anggota dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya Minangkabau.

Menurutnya, dengan fasilitas yang kini dimiliki, aktivitas sanggar akan semakin optimal dalam melestarikan berbagai kesenian tradisional yang menjadi identitas daerah.

Sanggar Seni Jalo Suto sendiri merupakan salah satu kelompok seni yang aktif di Nagari Simarasok. Dalam sekitar satu tahun terakhir, sanggar tersebut konsisten membina dan memperkenalkan beragam kesenian khas Minangkabau, mulai dari tari tradisional, silek, hingga pertunjukan tambua tansa.

Sebagian besar anggota sanggar berasal dari kalangan generasi muda setempat. Meski berada di wilayah yang terletak di kaki Bukit Barisan, semangat mereka untuk menjaga warisan budaya daerah tetap tinggi dan terus berkembang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update