Notification

×

Iklan

Safari Unggul dari Chrome di Performa dan Baterai

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:15 WIB Last Updated 2026-06-04T20:15:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Persaingan antar browser kembali memanas. Apple kini semakin gencar mempromosikan Safari sebagai peramban yang tidak hanya cepat, tetapi juga lebih hemat daya serta memiliki keunggulan dalam hal privasi dibandingkan Google Chrome.

Melalui berbagai pembaruan di sistem operasi macOS, iOS, dan iPadOS, Safari kini diposisikan sebagai browser yang dirancang khusus agar bekerja maksimal di ekosistem Apple. 

Hasilnya, pengalaman berselancar di internet menjadi lebih ringan, responsif, serta lebih terlindungi dari pelacakan digital.

Salah satu klaim yang cukup menonjol adalah efisiensi baterai. Apple menyebutkan bahwa Safari mampu membuat perangkat bertahan hingga 5 jam lebih lama dibandingkan Chrome saat digunakan untuk streaming video di Mac.

Safari Lebih Optimal di Perangkat Apple

Safari dikembangkan langsung oleh Apple sehingga memiliki integrasi yang sangat erat dengan perangkat keras dan lunaknya. Hal ini membuat kinerjanya lebih efisien dibandingkan browser dari pihak ketiga.

Browser ini dioptimalkan untuk chip Apple Silicon seperti seri M di MacBook, serta chipset terbaru pada iPhone dan iPad. Dampaknya terlihat pada aktivitas seperti membuka halaman web, menggulir halaman, hingga menonton video yang terasa lebih lancar.

Apple juga mengklaim Safari kini memiliki performa sangat cepat berkat pembaruan pada mesin rendering-nya. Bagi pengguna MacBook, hal ini menjadi penting karena browser merupakan aplikasi yang paling sering digunakan, baik untuk bekerja maupun hiburan.

Lebih Hemat Baterai dari Chrome

Selama ini Chrome sering dikritik karena dianggap cukup boros RAM dan daya baterai. Safari hadir dengan mengandalkan keunggulan tersebut sebagai nilai utama.

Menurut Apple, penggunaan Safari saat streaming video bisa menghemat daya hingga 5 jam lebih lama dibanding Chrome. Dalam aktivitas harian, efisiensi ini membuat pengguna tidak perlu sering mengisi daya, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, Safari juga lebih efisien dalam mengelola tab yang berjalan di latar belakang sehingga penggunaan sumber daya sistem tetap rendah.

Privasi Jadi Fokus Utama

Apple terus menjadikan privasi sebagai keunggulan utama Safari. Sejak 2019, Safari menjadi salah satu browser besar pertama yang secara default memblokir cookie pihak ketiga, sehingga pelacak iklan lebih sulit mengikuti aktivitas pengguna.

Safari juga dilengkapi fitur Intelligent Tracking Prevention (ITP) yang berbasis machine learning untuk mendeteksi dan memblokir pelacak secara otomatis sebelum mengumpulkan data pengguna. Pengguna bahkan dapat melihat laporan pelacakan melalui fitur Privacy Report.

Selain itu, Safari juga diperkuat dengan teknologi Anti-Fingerprinting. Metode fingerprinting sendiri merupakan teknik pelacakan yang mengidentifikasi pengguna berdasarkan kombinasi data perangkat seperti resolusi layar, font, hingga konfigurasi browser.

Dengan fitur ini, Safari menyamarkan informasi perangkat agar tidak mudah dikenali secara spesifik oleh pihak pelacak, sehingga identitas digital pengguna lebih terlindungi.

iCloud Private Relay dan Keamanan Tambahan

Untuk pengguna iCloud+, Apple menyediakan iCloud Private Relay yang berfungsi menyembunyikan alamat IP saat berselancar di internet.

Apple mengklaim sistem ini dirancang sedemikian rupa sehingga bahkan pihak Apple sendiri tidak dapat melihat aktivitas browsing pengguna secara langsung.

Safari juga meningkatkan keamanan pada mode Private Browsing. Tidak hanya menyembunyikan riwayat pencarian, tetapi juga tetap mempertahankan perlindungan terhadap pelacak dan fingerprinting.

Pengguna bahkan dapat mengunci tab privat menggunakan Face ID atau Touch ID agar tidak bisa dibuka sembarangan. Selain itu, fitur Link Tracking Protection otomatis menghapus parameter pelacakan dari URL yang biasa digunakan pengiklan.

Safari juga memungkinkan pengguna memilih mesin pencari berbeda khusus saat menggunakan mode privat.

Dengan kombinasi performa tinggi, efisiensi baterai, serta perlindungan privasi yang kuat, Safari kini menjadi pesaing serius Chrome. Bagi pengguna ekosistem Apple, browser ini tidak lagi sekadar aplikasi bawaan, melainkan sudah menjadi alternatif utama untuk kebutuhan harian.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap privasi data dan efisiensi perangkat, strategi Apple lewat Safari dinilai semakin relevan bagi pengguna modern.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update