Jakarta, Rakyatterkini.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada perdagangan awal pekan ini. Pada Senin pagi, mata uang Garuda tercatat melemah cukup signifikan.
Rupiah turun sebesar 71 poin atau setara dengan 0,39 persen hingga menyentuh level Rp18.107 per dolar AS. Pelemahan ini menunjukkan adanya tekanan di pasar valuta asing yang membuat posisi rupiah tidak mampu bertahan di level sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan pada sesi sebelumnya, rupiah masih berada di posisi yang lebih kuat, yakni Rp18.036 per dolar AS. Dengan demikian, pergerakan terbaru ini menandai adanya penurunan nilai tukar rupiah dalam waktu singkat.
Kondisi tersebut mencerminkan dinamika pasar yang terus berubah, dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal maupun internal yang memengaruhi sentimen investor terhadap mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.(da*)


