Notification

×

Iklan

Rupiah Melemah, Harga Sparepart Honda Naik hingga 15%

Minggu, 14 Juni 2026 | 16:14 WIB Last Updated 2026-06-14T09:14:00Z

Bengkel Wahana Honda 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pelemahan nilai tukar rupiah berdampak pada kenaikan harga suku cadang di bengkel resmi Honda. Meski demikian, minat konsumen disebut masih tetap terjaga dan tidak mengalami penurunan signifikan.

Head of Part Main Dealer (PMD) PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Henry Tulus, mengungkapkan bahwa harga komponen resmi Honda mengalami kenaikan hingga sekitar 15 persen sejak rupiah melemah terhadap dolar AS. WMS sendiri merupakan distributor utama Honda untuk wilayah Jakarta dan Tangerang.

Henry menjelaskan bahwa fluktuasi nilai tukar memaksa adanya penyesuaian harga pada sejumlah kebutuhan perawatan kendaraan, seperti suku cadang dan oli. Rata-rata kenaikan yang terjadi berada di kisaran 10 hingga 15 persen.

Meski harga mengalami peningkatan, ia menegaskan bahwa permintaan dari konsumen belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Penjualan suku cadang, baik dari main dealer ke jaringan AHASS maupun langsung ke konsumen, masih berlangsung stabil.

Menurutnya, suku cadang merupakan kebutuhan penting bagi pemilik kendaraan, sehingga penggantian tetap harus dilakukan secara berkala, terlepas dari kondisi harga. Selain itu, konsumen juga semakin memperhatikan kualitas dan keaslian komponen yang digunakan.

Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, konsumen justru menjadi lebih selektif dalam memilih tempat pembelian. Banyak yang tetap memilih jaringan AHASS karena dianggap lebih terpercaya dalam menyediakan Honda Genuine Parts (HGP) yang terjamin kualitasnya.

Henry menambahkan, penggunaan suku cadang asli sangat penting untuk menghindari risiko kerusakan yang lebih besar akibat penggunaan komponen tidak resmi.

Belakangan ini, nilai tukar dolar AS berada di kisaran Rp17.000 hingga Rp18.000. Kenaikan tersebut turut memengaruhi harga berbagai barang, termasuk suku cadang kendaraan, mengingat sebagian bahan bakunya masih bergantung pada impor.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update