Pariaman, Rakyatterkini.com – Mesin pompa submersible milik BLUD UPTD Air Bersih Kota Pariaman mengalami kerusakan, namun suplai air bersih ke pelanggan tetap berjalan normal berkat penggunaan pompa cadangan.
Kepala BLUD UPTD Air Bersih Kota Pariaman, Edo Pratama, mengatakan kerusakan pada pompa di intake Bendungan Santok sudah terjadi lebih dari satu minggu dan saat ini sedang dalam proses perbaikan, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, di intake Bendungan Santok terdapat lima unit pompa yang dioperasikan secara bergantian. Selain itu, selalu disiapkan pompa cadangan untuk menggantikan unit yang mengalami gangguan, sehingga distribusi air ke masyarakat tetap terjaga.
“Skema ini memang diterapkan agar aliran air bersih ke pelanggan tidak terhenti meskipun ada pompa yang rusak,” jelas Edo.
Ia menambahkan, pompa-pompa tersebut bekerja hampir 24 jam setiap hari untuk mengisi reservoir yang menjadi penampungan air sebelum disalurkan ke pelanggan.
Di sisi lain, instalasi pengolahan air tetap dipantau secara rutin oleh petugas guna memastikan kualitas air serta kelancaran distribusi tetap sesuai standar pelayanan.
Edo menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan pelanggan. Ia juga menyebutkan bahwa operasional BLUD Air Bersih sangat bergantung pada ketepatan pembayaran tagihan dari pelanggan.
Terkait pompa yang mengalami kerusakan, saat ini sedang dalam tahap perbaikan dan diharapkan dapat segera kembali beroperasi dalam waktu dekat.(da*)


