Notification

×

Iklan

PKK Agam Studi Ketahanan Pangan di Payakumbuh

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:16 WIB Last Updated 2026-06-25T19:16:00Z

Ketua TP PKK Agam Pelajari Pengembangan Ketahanan Pangan

Payakumbuh, Rakyatterkini.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga terus menjadi perhatian Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah wawasan melalui kunjungan lapangan ke daerah yang telah berhasil mengembangkan sektor pertanian dan peternakan secara terpadu.

Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, bersama perwakilan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Lubuk Basung melakukan studi lapangan ke kawasan perkebunan dan peternakan di Koto Panjang Padang, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Kota Payakumbuh, Rabu (24/6).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempelajari pengelolaan ketahanan pangan yang terintegrasi, mulai dari budidaya tanaman hortikultura hingga usaha peternakan. Selain menjadi sarana belajar, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman dan berdiskusi mengenai strategi pengembangan usaha pertanian dan peternakan yang berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Ketua STA Koba Jaya, Syahrul Yondri, menjelaskan berbagai aspek penting dalam menjalankan usaha pertanian, khususnya budidaya cabai. Ia menilai keberhasilan usaha tidak hanya bergantung pada ketersediaan modal, tetapi juga dipengaruhi oleh ketelatenan, kesabaran, serta pemahaman yang baik terhadap teknik budidaya.

Menurut Syahrul, proses budidaya cabai harus dilakukan secara tepat sejak tahap pemilihan bibit, perawatan tanaman, pemberian pupuk, hingga panen agar hasil yang diperoleh dapat optimal.

Selain membahas pertanian, ia juga berbagi pengalaman dalam mengelola peternakan ayam dan sapi. Ia menekankan bahwa kualitas pakan, kebersihan kandang, serta pemantauan kesehatan ternak secara berkala menjadi faktor utama untuk menjaga produktivitas dan kualitas hasil peternakan.

Syahrul menjelaskan bahwa pemahaman terhadap kebutuhan ternak menjadi kunci keberhasilan usaha peternakan. Dengan pakan yang memadai, perawatan yang baik, dan pengawasan kesehatan yang rutin, ternak dapat tumbuh sehat dan menghasilkan produktivitas yang tinggi.

Sementara itu, Ny. Merry Benni Warlis menyampaikan apresiasi kepada Syahrul Yondri dan jajaran STA Koba Jaya yang telah menerima serta berbagi pengetahuan dengan rombongan dari Kabupaten Agam.

Ia menilai berbagai pengalaman dan praktik yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi referensi berharga dalam mendukung program ketahanan pangan keluarga sekaligus mengembangkan usaha ekonomi produktif di tingkat nagari.

Menurutnya, ilmu yang didapat selama kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi BUMNag maupun masyarakat untuk meningkatkan pengelolaan usaha pertanian dan peternakan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Ny. Merry berharap BUMNag Lubuk Basung mampu mengadopsi berbagai pengetahuan yang diperoleh sehingga dapat mendorong pertumbuhan usaha yang produktif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Agam.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara pengurus BUMNag Lubuk Basung dan pengelola STA Koba Jaya. Dalam kesempatan tersebut, peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait teknik budidaya, pengelolaan usaha, hingga strategi pemasaran hasil pertanian dan peternakan.

Rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke area kebun cabai serta peternakan ayam dan sapi milik STA Koba Jaya. Di lokasi itu, peserta dapat melihat secara langsung berbagai tahapan budidaya tanaman, pengolahan pakan ternak, sistem pemeliharaan, hingga manajemen usaha yang diterapkan untuk mendukung ketahanan pangan yang mandiri dan berkesinambungan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update