Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan Rp5 miliar kepada tiga kabupaten di Provinsi Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian daerah terhadap wilayah yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melakukan kunjungan balasan ke Balai Kota Padang pada Kamis (25/6/2026) untuk menyampaikan apresiasi secara langsung.
Rombongan Aceh Timur yang dipimpin Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Adlinsyah, diterima oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Padang, Corri Saidan.
Adlinsyah menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan keuangan khusus yang diberikan Pemko Padang. Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi masyarakat Aceh Timur yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, kami datang untuk menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemko Padang kepada warga kami yang terdampak banjir,” ujarnya.
Ia juga berharap kerja sama dan solidaritas antar daerah ini dapat terus terjalin agar proses pemulihan berjalan lebih cepat. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan di daerah kami,” tambahnya.
Dana bantuan sebesar Rp5 miliar tersebut telah ditransfer pada 19 Juni 2026. Rinciannya, Kabupaten Aceh Timur menerima Rp2 miliar, Aceh Tamiang Rp2 miliar, dan Aceh Utara Rp1 miliar.
Penyaluran ini mengikuti arahan Kementerian Dalam Negeri terkait pemanfaatan sebagian Tambahan Kemampuan Daerah (TKD) untuk membantu wilayah yang berstatus tanggap darurat bencana.
Sementara itu, mewakili Pemko Padang, Corri Saidan menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas antar daerah, terutama karena Padang juga memiliki pengalaman dalam menghadapi bencana serupa.
“Ini adalah wujud kepedulian kami sesama daerah yang pernah terdampak bencana banjir dan longsor. Kami memahami kondisi yang sedang dihadapi,” jelasnya.
Ia menambahkan bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk memperbaiki fasilitas umum dan mendukung pemulihan infrastruktur serta hunian warga terdampak.(da*)


