Notification

×

Iklan

Pemko Padang Dorong Penguatan Moral di Tahun Baru Islam

Jumat, 19 Juni 2026 | 19:49 WIB Last Updated 2026-06-19T12:49:00Z

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. 

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah untuk memperkuat pembinaan moral generasi muda. Fenomena meningkatnya kenakalan remaja, pergaulan bebas, serta penyalahgunaan narkoba dinilai tidak cukup ditangani melalui jalur hukum semata, melainkan perlu diimbangi dengan pendekatan keagamaan.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Tablig Akbar di Masjid Agung Nurul Iman pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) itu mengangkat tema “Mari Berhijrah Menuju Padang Religius, Berkarakter, Maju, dan Sejahtera”.

Dalam kesempatan tersebut, Maigus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas akhlak dan spiritual masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan jemaah.

Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat, Padang terus berupaya mewujudkan pembangunan yang seimbang di tengah berbagai tantangan sosial perkotaan. Karena itu, Maigus mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat luas untuk menjadikan momen Tahun Baru Islam sebagai sarana mempererat persatuan, meningkatkan ukhuwah, serta menjaga ketertiban dan keamanan.

Ia juga menjelaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW, tetapi lebih luas sebagai upaya berkelanjutan dalam memperbaiki diri menuju kondisi yang lebih baik.

“Hijrah adalah simbol perubahan ke arah yang lebih baik. Momentum Tahun Baru Islam seharusnya menjadi kesempatan untuk mengevaluasi diri dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan,” ujarnya.

Untuk memperdalam pesan keagamaan, kegiatan ini menghadirkan penceramah nasional, Ustaz Hafiz Salim. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya tiga hal utama bagi umat Islam, yaitu hijrah, muhasabah (introspeksi), dan istikamah.

Menurutnya, hijrah berarti meninggalkan kebiasaan buruk, muhasabah menjadi sarana mengevaluasi diri, sementara istikamah adalah konsistensi dalam menjalankan kebaikan.

“Mari jadikan 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, dengan meninggalkan hal-hal buruk dan terus istiqamah dalam ketaatan kepada Allah SWT,” tutupnya di hadapan para jemaah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update