Notification

×

Iklan

Pasaman Luncurkan Aplikasi ADAMINDA Berbasis AI

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:47 WIB Last Updated 2026-06-11T11:47:00Z

Diskominfo Pasaman Luncurkan ADAMINDA

Pasaman, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong percepatan transformasi digital dalam sistem pemerintahan daerah.

Sebagai langkah konkret, Diskominfo Pasaman meluncurkan aplikasi Android bernama ADAMINDA (Akses Data Kompromin Daerah) yang dirancang untuk mendukung pembangunan berbasis data secara lebih cepat dan terintegrasi.

Aplikasi yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ini dikembangkan untuk mempermudah proses pengumpulan, pengelolaan, hingga penyajian data pembangunan dalam format yang lebih akurat, cepat, dan dapat diperbarui secara real-time.

ADAMINDA menjadi salah satu inovasi penting Diskominfo Pasaman, melengkapi inovasi sebelumnya seperti SAKATO (Sistem Administrasi Kecamatan Terpadu Online) dalam penguatan layanan berbasis teknologi informasi dan e-Government.

Peluncuran aplikasi ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Pasaman, Welly Suhery, yang menekankan pentingnya setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data.

Kepala Diskominfo Pasaman, Fatrizon, menjelaskan bahwa ADAMINDA merupakan implementasi nyata dari penguatan program Satu Data Indonesia di tingkat daerah sekaligus mendukung percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Ia menegaskan bahwa Diskominfo sebagai wali data daerah memiliki tanggung jawab memastikan data yang tersedia harus akurat, mutakhir, dan berkesinambungan sebagai dasar perencanaan pembangunan.

“ADAMINDA hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut, terutama dalam menyediakan data yang lebih terstruktur dan mudah diakses,” ujarnya.

Fatrizon juga mengungkapkan bahwa selama ini masih terdapat sejumlah kendala dalam pengelolaan data, seperti belum terintegrasinya data antar-OPD, proses pengumpulan yang masih manual, serta akses informasi yang memakan waktu.

Melalui ADAMINDA, seluruh data sektoral dapat dihimpun dalam satu platform terpadu yang dapat diakses melalui perangkat Android. Sistem ini memungkinkan pembaruan data dilakukan secara langsung (real-time), sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.

“Data yang terintegrasi dan akurat menjadi fondasi penting pembangunan. Dengan ADAMINDA, kebijakan dapat diambil berdasarkan data yang valid,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Sektoral Diskominfo Pasaman, Asnil, menyampaikan bahwa ADAMINDA tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi pengumpulan data, tetapi juga sebagai pusat integrasi informasi pembangunan daerah.

Platform ini mampu menghubungkan data dari berbagai OPD, menyimpannya dalam satu sistem terpusat, serta menyajikan statistik sektoral yang dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan.

“Selain itu, ADAMINDA juga mendukung pemenuhan indikator Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), memperkuat tata kelola data, serta mendorong kebijakan berbasis bukti,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran ADAMINDA menjadi bukti komitmen Pemkab Pasaman dalam mempercepat transformasi digital birokrasi menuju pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan berkelanjutan.

Di sisi lain, tim pengembang aplikasi, Gani Agustiawan dan Rommy Laharisa, menjelaskan bahwa pengembangan ADAMINDA telah melalui berbagai tahapan mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, pembangunan aplikasi, hingga proses pengujian.

Gani menyebutkan bahwa sistem ini dibangun menggunakan teknologi Application Programming Interface (API) yang memungkinkan integrasi data dari berbagai perangkat daerah ke dalam satu platform yang saling terhubung secara real-time.

“Dengan API, sistem menjadi lebih fleksibel, cepat, dan mudah digunakan. Pengguna bisa mengakses data secara lebih efisien dan akurat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, aplikasi ini juga memudahkan pengambilan keputusan berbasis data, sekaligus dapat diakses kapan saja melalui perangkat Android.

“Harapannya, ADAMINDA dapat menjadi pusat data pembangunan daerah yang mendukung perencanaan, evaluasi, dan percepatan pembangunan di Kabupaten Pasaman,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update