Notification

×

Iklan

Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif di April 2026

Senin, 08 Juni 2026 | 13:26 WIB Last Updated 2026-06-08T06:26:00Z

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara pada April 2026 menjadi sinyal kuat bahwa sektor pariwisata Indonesia terus bergerak ke arah pertumbuhan yang positif.

Ia menjelaskan, kenaikan tersebut tidak hanya berasal dari jumlah kunjungan wisatawan asing, tetapi juga didorong oleh meningkatnya rata-rata pengeluaran wisatawan selama berkunjung ke Indonesia. 

Hal ini menurutnya menjadi bukti bahwa upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas destinasi mulai menunjukkan hasil yang nyata.

“Pariwisata Indonesia saat ini berada pada jalur pertumbuhan yang sangat positif. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan wisman serta rata-rata pengeluaran per kunjungan. Ini menunjukkan strategi penguatan kualitas destinasi mulai berhasil,” ujarnya dalam Laporan Bulanan Kinerja Kementerian Pariwisata yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Meski berada di tengah dinamika geopolitik global yang cukup menantang, sektor pariwisata Indonesia tetap mampu mencatat pertumbuhan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada April 2026 mencapai 1,25 juta kunjungan, naik 7,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 1,16 juta kunjungan.

Secara kumulatif, periode Januari hingga April 2026 mencatat 4,68 juta kunjungan wisatawan mancanegara, atau meningkat 8,24 persen dibandingkan 4,33 juta kunjungan pada periode yang sama tahun 2025.

Dari sisi asal negara, wisatawan mancanegara pada April 2026 didominasi oleh Malaysia dengan 207.957 kunjungan, disusul Australia 157.960 kunjungan, Tiongkok 133.986 kunjungan, Singapura 111.439 kunjungan, serta Timor-Leste sebanyak 75.477 kunjungan.

Pertumbuhan jumlah wisatawan tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara. Bank Indonesia mencatat devisa pariwisata pada triwulan I 2026 mencapai 4,05 miliar dolar AS atau sekitar Rp68,28 triliun, naik 6,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,81 miliar dolar AS.

Tidak hanya wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan domestik juga menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, tercatat 417,06 juta perjalanan wisatawan nusantara, meningkat 1,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kementerian Pariwisata juga membahas arah kebijakan sektor pariwisata dalam Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata yang digelar pada 20–21 Mei 2026, dengan fokus pada penyelarasan strategi untuk mencapai target pembangunan pariwisata nasional tahun 2029.

Pemerintah turut mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan, termasuk upaya pelestarian lingkungan serta pengelolaan daya dukung destinasi agar tetap terjaga.

Selain itu, penguatan ekosistem pariwisata ramah Muslim juga terus dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, termasuk program sertifikasi halal bagi pelaku usaha di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi.

Upaya pengembangan desa wisata serta pemberdayaan UMKM juga terus diperkuat, salah satunya melalui program Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang menghadirkan 125 event terkurasi di berbagai daerah di Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update