Pasaman, Rakyatterkini.com – Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, menyatakan dukungannya terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di daerah tersebut. Ia menilai Lembaga Anti Narkotika (LAN) Pasaman berperan penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba.
Pernyataan itu disampaikan Nelfri saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus LAN Kabupaten Pasaman di Kantor DPRD Pasaman, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, upaya memerangi penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, serta unsur lainnya perlu membangun kerja sama yang kuat agar pencegahan dapat berjalan secara efektif.
Nelfri turut mengapresiasi kegiatan LAN Pasaman dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh setiap 26 Juni. Ia menilai momentum tersebut penting untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ancaman narkotika.
Ia menekankan bahwa edukasi dan sosialisasi, khususnya kepada pelajar dan generasi muda, harus terus ditingkatkan. Pemahaman mengenai dampak buruk narkoba dinilai menjadi salah satu langkah utama untuk melindungi generasi penerus dari penyalahgunaan zat terlarang.
“LAN merupakan mitra strategis pemerintah dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada generasi muda serta masyarakat tentang bahaya narkotika. Peran ini sangat penting untuk menyelamatkan masa depan daerah dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” ujar Nelfri.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keterlibatan tokoh masyarakat dan berbagai unsur daerah dalam kegiatan pencegahan dapat memperkuat upaya menekan peredaran narkotika. Menurutnya, kolaborasi yang berkelanjutan akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat Pasaman.
Sementara itu, Ketua LAN Kabupaten Pasaman, Risdel Kamar, mengucapkan terima kasih atas sambutan serta dukungan yang diberikan Ketua DPRD Pasaman. Ia berharap dukungan tersebut dapat mendorong LAN untuk semakin aktif menjangkau masyarakat melalui berbagai program penyuluhan.
Risdel mengatakan, pihaknya berkomitmen melanjutkan sosialisasi bahaya narkotika bersama tim terpadu, terutama di lingkungan pendidikan dan masyarakat nagari.
“Kami akan terus bergerak bersama tim terpadu untuk memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah tingkat SLTA dan SLTP di setiap kecamatan, serta menjangkau 62 nagari yang ada di Kabupaten Pasaman. Seluruh kegiatan ini tentu membutuhkan dukungan dari semua pihak,” ungkap Risdel.
Ia berharap kerja sama antara LAN, pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, dan masyarakat dapat semakin solid. Dengan sinergi yang berkesinambungan, langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Pasaman diharapkan bisa menjangkau lebih banyak kalangan.
Risdel juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Pasaman menjadi daerah yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkoba.(St.M)


