Notification

×

Iklan

Kemendikdasmen Tinjau Revitalisasi 28 Sekolah di Pariaman

Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:18 WIB Last Updated 2026-06-13T03:18:00Z

Wali Kota Paeiaman Yota Balad bersama tim Direktorat foto bersama

Pariaman, Rakyatterkini.com – Tim Direktorat Sekolah Dasar (SD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang dipimpin oleh Wahyu Pramusinto melakukan peninjauan terhadap pembangunan 28 sekolah di Kota Pariaman.

Program tersebut merupakan bagian dari bantuan revitalisasi sekolah dasar yang terdampak bencana. Sebelum turun ke lapangan, rombongan Direktorat SD terlebih dahulu bertemu dengan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di Lapangan Tenis GOR St. Rajo Bujang, Jumat (12/6/2026), untuk membahas perkembangan serta percepatan proyek pembangunan tersebut.

Dalam pertemuan itu, dibicarakan progres pelaksanaan revitalisasi infrastruktur sekolah yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat. Kunjungan ini juga bertujuan memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar, tepat waktu, serta mampu mendukung proses belajar mengajar yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyampaikan bahwa revitalisasi 28 sekolah ini bukan hanya sebatas perbaikan bangunan, tetapi merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian serta dukungan Kemendikdasmen dalam mempercepat perbaikan sarana pendidikan di Kota Pariaman. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen memastikan setiap anak memperoleh fasilitas belajar yang layak dalam lingkungan yang aman dan representatif.

“Pemerintah kota akan terus mengawal proses revitalisasi ini agar selesai tepat waktu, sesuai kualitas yang diharapkan, dan benar-benar memberi manfaat bagi peserta didik. Harapannya, setelah proyek ini selesai, kerja sama dengan Kemendikdasmen tetap berlanjut, termasuk dalam peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pengembangan kurikulum,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Direktorat SD Kemendikdasmen, Wahyu Pramusinto, mengatakan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan yang dibiayai APBN 2026 melalui program revitalisasi sekolah terdampak bencana.

Dari hasil peninjauan, ia menilai progres pembangunan di 28 sekolah tersebut berjalan baik, bahkan sebagian sudah mendekati tahap akhir pengerjaan. Ia juga menambahkan bahwa seluruh sekolah tersebut ditargetkan sudah dapat digunakan pada tahun ajaran baru.

“Progress pembangunan sudah cukup baik, beberapa bahkan hampir selesai. Kami optimis seluruh sekolah bisa digunakan sesuai jadwal. Besaran bantuan untuk masing-masing sekolah juga berbeda, tergantung tingkat kerusakan yang dilaporkan,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menyebutkan bahwa kegiatan peninjauan berlangsung selama dua hari, yakni 12 hingga 13 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa program ini diprioritaskan bagi daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi, termasuk Kota Pariaman. Dari total 48 sekolah yang diusulkan, baru 28 sekolah yang mendapat persetujuan untuk tahun anggaran 2026.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update