Jakarta, Rakyatterkini.com – Ratusan pencari kerja memadati ajang Job Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Mojokerto pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini berlangsung di GOR Majapahit yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto, Jawa Timur.
Para peserta terlihat rela mengantre hingga sekitar satu jam demi memperoleh kesempatan melamar pekerjaan yang tersedia. Sejak pagi hari, para pencari kerja dari berbagai wilayah sudah mulai berdatangan ke lokasi acara.
Area pameran tampak dipenuhi pengunjung, bahkan sebagian di antaranya harus duduk atau jongkok untuk membaca informasi lowongan kerja yang ditawarkan oleh puluhan perusahaan peserta.
Antrean panjang juga terlihat di pintu masuk venue. Para pelamar menunggu giliran untuk masuk sekaligus menyerahkan berkas lamaran ke perusahaan yang mereka tuju.
Tak hanya warga Mojokerto, peserta juga datang dari sejumlah daerah lain di Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Jombang, dan kota-kota lainnya.
Dila dan Shinta, misalnya, sengaja datang dari Surabaya untuk mengikuti job fair tersebut. Keduanya berharap bisa mendapatkan pekerjaan dengan mencoba melamar ke beberapa perusahaan yang sesuai dengan kualifikasi mereka.
“Kami akan mencoba melamar ke beberapa perusahaan yang cocok. Semoga ada yang menerima,” ujar Dila dan Shinta.
Selain didominasi kalangan muda, beberapa orang tua juga terlihat mendampingi anak mereka dalam mencari pekerjaan. Salah satunya Indah yang datang bersama anaknya yang baru saja lulus dari salah satu perguruan tinggi di Malang.
“Saya menemani anak mencari kerja. Tadi antre hampir satu jam, semoga ada perusahaan yang menerima lamaran anak saya,” kata Indah.
Dalam Job Fair 2026 ini, Pemerintah Kota Mojokerto menyediakan sekitar 1.200 lowongan pekerjaan dari 35 perusahaan yang beroperasi di wilayah Jawa Timur.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperluas peluang kerja sekaligus mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut.
Ia menambahkan, meskipun pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto mencapai 6,05 persen—lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional maupun Jawa Timur—tantangan terkait pengangguran masih perlu menjadi perhatian.
“Pertumbuhan ekonomi kota ini cukup baik, namun kami tetap berupaya membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat melalui kegiatan seperti job fair ini,” ujarnya.
Job Fair 2026 sendiri merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-108 Pemerintah Kota Mojokerto. Kegiatan ini diharapkan mampu mempertemukan secara langsung antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.(da*)


