Padang, Rakyatterkini.com – Kegiatan Jambore Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang tahun 2026 semakin dekat pelaksanaannya. Acara yang menjadi wadah silaturahmi sekaligus peningkatan kemampuan relawan kebencanaan ini dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun. Sekitar 700 relawan KSB dari seluruh kecamatan di Kota Padang diperkirakan akan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Menjelang pelaksanaan, panitia bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang serta Forum KSB terus melakukan berbagai persiapan secara intensif. Beragam fasilitas di lokasi perkemahan dibenahi, mulai dari area pendirian tenda, lokasi simulasi dan pelatihan, sarana kebersihan, hingga pengaturan teknis kedatangan peserta dari berbagai wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa seluruh tim penyelenggara saat ini bekerja maksimal agar kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah, persiapan terus kita matangkan. Jambore KSB Kota Padang 2026 tinggal menunggu waktu pelaksanaan. Sekitar 700 relawan akan ikut serta. Kami bersama panitia terus memastikan seluruh kebutuhan siap agar kegiatan berjalan lancar, aman, dan bermanfaat bagi peserta,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan jambore ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga momentum penting untuk meningkatkan kapasitas para relawan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana di masyarakat. Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan dan memperkuat koordinasi antarrelawan KSB di Kota Padang.
Selama tiga hari pelaksanaan, panitia telah menyiapkan sejumlah agenda, seperti pelatihan manajemen posko darurat, pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), penggunaan gergaji mesin (chainsaw), komunikasi radio handy talky, kegiatan malam keakraban, hingga aksi pengabdian kepada masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan, kerja sama, dan solidaritas para relawan.
Hendri berharap melalui kegiatan ini akan lahir relawan yang lebih tangguh, profesional, dan sigap dalam menghadapi situasi bencana di tengah masyarakat.
“Relawan KSB merupakan ujung tombak penanganan bencana di tingkat warga. Karena itu, peningkatan kemampuan dan kekompakan mereka harus terus diperkuat,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Padang dalam membangun masyarakat yang siap menghadapi bencana, Jambore KSB 2026 ini disebut sebagai salah satu kegiatan kebencanaan terbesar yang pernah digelar di kota tersebut. Rencananya, acara ini akan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang.(da*)


