Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Ibu yang berada di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Jumat (26/6/2026) pukul 08.21 WIT.
Hasil pengamatan, tinggi kolom abu terpantau mencapai sekitar 500 meter di atas puncak dengan warna abu kelabu dan arah sebaran condong ke barat daya.
Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut itu menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Darsono Haji Muhammad Nur, melaporkan bahwa erupsi tersebut terekam di alat seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi sekitar 43 detik.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi warga sekitar serta para pengunjung yang beraktivitas di kawasan wisata alam agar selalu meningkatkan kewaspadaan.
Dalam keterangan yang dikutip dari PVMBG pada Jumat (26/6/2026), disebutkan “telah terjadi erupsi Gunung Ibu pada pukul 08:21 WIT dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter di atas puncak.”
Sebagai langkah antisipasi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan imbauan agar masyarakat dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah, serta menghindari sektor sekitar 3,5 kilometer ke arah utara dari bukaan kawah aktif.
PVMBG juga mengingatkan apabila terjadi hujan abu, masyarakat yang berada di luar rumah disarankan menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan dan kacamata untuk menjaga mata dari paparan abu vulkanik.
Peningkatan aktivitas Gunung Ibu ini kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bahaya erupsi. Warga diminta tetap tenang, tidak panik, serta selalu mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang guna meminimalkan risiko bencana. (da*)


