Notification

×

Iklan

GBK Diprediksi Padat, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin

Kamis, 04 Juni 2026 | 22:36 WIB Last Updated 2026-06-04T17:17:15Z

Stadion Gelora Bung Karno (GBK)

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kawasan Senayan, khususnya area Gelora Bung Karno (GBK), diperkirakan akan dipadati pengunjung dalam jumlah besar pada 6 hingga 7 Juni 2026. Lonjakan ini terjadi karena adanya berbagai agenda berskala nasional maupun internasional yang digelar secara bersamaan.

Sejumlah unggahan di media sosial bahkan memprediksi kawasan tersebut berpotensi mengalami kepadatan ekstrem hingga terkesan “lumpuh” akibat membludaknya pengunjung selama akhir pekan.

Mengantisipasi kondisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai skema pengaturan lalu lintas serta sistem transportasi di sekitar kawasan GBK.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa pihaknya akan menurunkan petugas di sejumlah titik strategis guna mengatur arus kendaraan. Langkah ini dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan tertib dan aman selama rangkaian acara berlangsung.

Ia menyebutkan bahwa pengawasan tidak hanya difokuskan pada arus lalu lintas, tetapi juga mencakup penertiban parkir serta koordinasi dengan kepolisian dan panitia kegiatan. Pengaturan akan diterapkan secara fleksibel, menyesuaikan kondisi di lapangan demi menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

Beragam acara besar akan berlangsung di kawasan tersebut, mulai dari konser musik hingga ajang olahraga. Di antaranya konser EXO Planet #6 “ExhOrizon” di Indonesia Arena, konser Raisa bertajuk “Love & Let Go” di JICC Plenary Hall, turnamen bulu tangkis Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Festival Jamu Nusantara di Hutan Kota GBK, kompetisi e-sport PUBG di Tennis Indoor, serta pameran Indofest 2026 di JICC Hall B, dan sejumlah kegiatan lainnya.

Dishub juga mengimbau masyarakat yang tidak memiliki keperluan di kawasan GBK untuk menghindari area tersebut selama akhir pekan, serta menyesuaikan perjalanan dengan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.

Pengalihan arus kendaraan akan diterapkan secara situasional jika terjadi peningkatan volume kendaraan. Beberapa rute alternatif telah disiapkan bagi pengendara dari berbagai arah, baik dari selatan, utara, barat, maupun timur, guna mengurangi kepadatan di sekitar lokasi acara.

Untuk pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, tersedia 10 titik kantong parkir di kawasan GBK, seperti Plaza Tenggara, Plaza Selatan, Istora, Elevated Selatan dan Utara, area Akuatik, Lapangan ABC, Stadion Madya, Masjid Albina, hingga Lapangan Softball. Total kapasitas parkir tersebut mencapai sekitar 1.957 mobil dan 8.229 sepeda motor.

Sementara itu, bagi masyarakat yang memilih transportasi umum, kawasan GBK telah terhubung dengan berbagai layanan, termasuk Transjakarta. Sejumlah rute yang melewati Halte Senayan Bank Jakarta dan Halte GBK 2 tetap beroperasi dengan jadwal khusus selama akhir pekan, sehingga memudahkan akses pengunjung menuju lokasi acara.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update