Notification

×

Iklan

744 Kafilah Siap Meriahkan MTQ Tanah Datar 2026 di Pariangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:35 WIB Last Updated 2026-06-19T15:35:00Z

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-43 

Tanah Datar, Rakyatterkini.com– Sebanyak 744 kafilah dari 14 kecamatan di Kabupaten Tanah Datar dipastikan akan berpartisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-43 tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Kecamatan Pariangan.

Camat Pariangan, Miza Azis selaku ketua panitia menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini akan mempertandingkan berbagai cabang lomba yang tersebar di 12 titik lokasi atau venue.

Venue utama dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Nagari Simabur, sementara 11 venue lainnya tersebar di enam nagari di wilayah Kecamatan Pariangan.

Ia menyampaikan bahwa MTQ ini diharapkan menjadi sarana untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup masyarakat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan generasi muda yang berprestasi dan berakhlak Qurani.

“MTQ ke-43 ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Juni 2026, dengan mengusung tema MTQ Nasional sebagai Wahana Membumikan Al-Qur’an, Mempererat Ukhuwah Islamiyah, dan Melahirkan Generasi Qurani yang Berprestasi,” ujarnya.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan pentingnya pelaksanaan MTQ yang menjunjung tinggi sportivitas, transparansi, dan profesionalisme, terutama dalam proses penilaian.

Ia meminta agar hasil penilaian ditampilkan secara terbuka sehingga dapat diakses semua pihak, guna menghindari kecurigaan dan menjaga kepercayaan para peserta.

“MTQ harus dilaksanakan secara jujur dan transparan. Tidak boleh ada kecurangan agar tidak menimbulkan prasangka di kalangan kafilah,” tegasnya.

Bupati juga berpesan agar para peserta mempersiapkan diri dengan baik dan menampilkan kemampuan terbaik selama perlombaan berlangsung.

Menurutnya, MTQ bukan hanya soal meraih juara, tetapi juga sebagai ajang memperkuat persatuan dan syiar Islam. Ia berharap pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Tanah Datar bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Nagari Simabur, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan, termasuk dalam penyediaan tempat tinggal bagi para kafilah.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Jasman Rizal, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan masyarakat Pariangan dalam menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.

Ia menyebut Tanah Datar sebagai Luhak Nan Tuo merupakan pusat peradaban Minangkabau, sementara Pariangan dikenal sebagai salah satu nagari tertua di daerah itu.

Menurutnya, kegiatan MTQ menjadi sarana memperkuat nilai spiritual generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman dan pengaruh globalisasi.

Ia juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang dihadapi generasi muda, seperti narkoba dan balap liar, yang menurutnya perlu dicegah melalui penguatan pendidikan agama.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Abrar Munanda, menambahkan bahwa Tanah Datar selama ini menjadi rujukan dalam pengembangan kehidupan keagamaan di daerah tersebut.

Ia menyebut Tanah Datar menjadi daerah pertama di Sumatera Barat yang menggelar MTQ tingkat kabupaten/kota pada tahun ini.

Abrar berharap MTQ dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu menjadi penerang syiar Al-Qur’an, tidak hanya di Tanah Datar tetapi juga di tingkat provinsi.(Farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update