Notification

×

Iklan

2.000 Mahasiswa UIN IB Padang Siap KKN di Sumbar

Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:33 WIB Last Updated 2026-06-13T12:33:00Z

Menko bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar

Padang, Rakyatterkini.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dijadwalkan akan melepas sekitar 2.000 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang pada Senin (15/6/2026).

Para mahasiswa tersebut akan disebar ke berbagai wilayah di Sumatera Barat untuk menjalankan peran sebagai agen pemberdayaan masyarakat. 
Mereka akan membawa berbagai program kerja yang difokuskan pada bidang sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, hingga keagamaan guna mendukung peningkatan kesejahteraan warga.

Ketua Panitia KKN Berdampak UIN IB Padang, Mufti Ulil Amri, menyampaikan bahwa kehadiran Menko Muhaimin dalam acara pelepasan menjadi momen penting yang menegaskan peran mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi rencana pelepasan KKN Berdampak UIN IB Padang oleh Menko Muhaimin Iskandar. Sebanyak 2.000 mahasiswa akan diberangkatkan melalui berbagai skema KKN yang telah disiapkan kampus,” ujarnya.

Adapun sejumlah daerah di Sumatera Barat yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN ini meliputi Kota Padang, Padang Pariaman, Solok, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Pasaman, Tanah Datar, Agam, hingga Payakumbuh.

Di daerah tersebut, para mahasiswa akan berkolaborasi dengan pemerintah setempat serta berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat kapasitas warga melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Ketua LP2M UIN IB Padang, Wakidul Kohar, memastikan seluruh persiapan, baik teknis, administrasi, maupun akademik, telah dilakukan agar pelaksanaan KKN dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap kehadiran Menko Muhaimin Iskandar dapat menjadi momentum penguatan sinergi antara UIN IB Padang dan pemerintah dalam program pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati, menegaskan bahwa program KKN Berdampak merupakan inovasi kampus untuk menghadirkan pengabdian yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menawarkan solusi konkret dan berkelanjutan.

“Melalui KKN Berdampak, kami ingin menghadirkan model pengabdian yang tidak sekadar rutinitas tahunan. Mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya, data, serta rekomendasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun institusi,” jelasnya.

Menurutnya, mahasiswa juga perlu memahami kondisi sosial masyarakat secara menyeluruh agar mampu menghadirkan gagasan yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Dengan pendekatan tersebut, KKN diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus sarana pemberdayaan yang memberi manfaat ganda, baik bagi masyarakat maupun mahasiswa.

Adapun skema yang diterapkan dalam KKN Berdampak UIN IB Padang meliputi KKN Nagari Mitra Berdampak, KKN Resiliensi dan Ketangguhan Masyarakat, KKN Domisili, KKN Internal Kampus, KKN Lingkungan Kampus, serta KKN Rekognisi.

Seluruh skema tersebut dirancang agar program yang dijalankan bersifat terukur, berkelanjutan, dan memberikan dampak jangka panjang setelah masa pengabdian mahasiswa selesai.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update