Notification

×

Iklan

140 Anak Yatim dan Disabilitas Rayakan Lebaran Yatim

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:03 WIB Last Updated 2026-06-26T17:03:00Z

Wawako Padang, Maigus Nasir menyerahkan paket secara simbolis. Seluruh anak yatim dan penyandang disabilitas tersenyum senang. 

Padang, Rakyatterkini.com  – Sebanyak 140 anak yatim dan penyandang disabilitas mengikuti peringatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah berbagi sekaligus ruang bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan dan kreativitas mereka.

Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Yasril, mengatakan peringatan ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan sekolah, tetapi juga bertujuan membangun rasa percaya diri anak-anak melalui berbagai kegiatan yang melibatkan mereka secara aktif.

Menurutnya, anak yatim maupun penyandang disabilitas memiliki potensi besar yang perlu mendapat perhatian dan pendampingan agar dapat berkembang secara optimal. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta.

Suasana semakin meriah saat Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengajak anak-anak mengikuti kuis edukatif. Antusiasme peserta terlihat tinggi ketika mereka berlomba menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan.

Tiga peserta berhasil menjawab dengan tepat dan memperoleh hadiah dari Wakil Wali Kota. Mereka adalah Jeri Yuriko, siswa MTsN 4 Padang, yang mampu menjelaskan perbedaan infak dan sedekah, serta Rizki Eka Putra dari Panti Bakti Dinas Sosial Kalumbuk dan M. Aditia Windri dari PSBN Tuah Sakato.

Maigus Nasir mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai program itu sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kepedulian sosial melalui kolaborasi bersama berbagai lembaga amil zakat, di antaranya BAZNAS, Ar Risalah Charity, Dompet Dhuafa Singgalang, dan LAZ Adzkia.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan berbagai potensi dalam membantu masyarakat serta menghadirkan solusi bagi persoalan sosial di Kota Padang.

Sementara itu, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Padang, Edy Oktaviandi, menyebut kerja sama lintas lembaga menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengelolaan aset wakaf di Kota Padang terus mengalami kemajuan sejak dilakukan pendataan dan penataan secara menyeluruh pada 2024. Upaya tersebut mengantarkan Kota Padang memperoleh predikat sebagai Kota Wakaf pada 2025.

Edy berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan umat di Kota Padang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update