Jakarta, Rakyatterkini.com – Kasus Hantavirus di kapal pesiar MV Hondius belum sepenuhnya mereda, kini muncul insiden lain di kapal pesiar berbeda yang diduga menjadi tempat penyebaran Norovirus.
Otoritas kesehatan di Prancis mengambil langkah tegas dengan mengarantina lebih dari 1.700 orang yang terdiri dari penumpang dan awak kapal saat kapal bersandar di Bordeaux. Keputusan tersebut diambil setelah seorang penumpang dilaporkan meninggal dunia dengan dugaan kuat terinfeksi Norovirus.
Kapal pesiar Ambassador tiba di pelabuhan Bordeaux pada Selasa (12/5/2026). Dalam kejadian itu, seorang penumpang berusia 90 tahun meninggal, sementara sekitar 50 orang lainnya mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Norovirus. Kapal tersebut membawa total 1.233 penumpang, mayoritas berasal dari Inggris dan Irlandia.
Perjalanan kapal dimulai dari Kepulauan Shetland pada 6 Mei, kemudian singgah di beberapa kota seperti Belfast di Irlandia Utara, Liverpool di Inggris, serta Brest di Prancis, sebelum akhirnya tiba di Bordeaux.
Awalnya kapal dijadwalkan melanjutkan pelayaran menuju Spanyol. Namun, rencana tersebut dibatalkan dan seluruh penumpang dievakuasi setibanya di Bordeaux.
Norovirus dikenal sebagai penyebab utama gastroenteritis akut di dunia. Virus yang sangat mudah menular ini menginfeksi sekitar 685 juta orang setiap tahunnya dan dalam beberapa kasus dapat berakibat fatal.
Berbeda dengan virus corona penyebab pandemi Covid-19, Norovirus tidak berasal dari keluarga yang sama. Penularannya umumnya terjadi melalui kontak dengan kotoran atau permukaan yang terkontaminasi oleh penderita yang terinfeksi.(da*)


