Notification

×

Iklan

TP-PKK Agam Tinjau Program Pangan di Koto Malintang

Minggu, 10 Mei 2026 | 03:45 WIB Last Updated 2026-05-09T20:45:00Z

Ketua TP-PKK Agam Tinjau Lokasi Kolaborasi Ketahanan Pangan Rutan

Tanjung Raya, Rakyatterkini.com— Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, melakukan peninjauan ke lokasi kerja sama program pangan antara TP-PKK Agam, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, dan Pemerintah Nagari Koto Malintang yang berlokasi di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, pada Sabtu (9/5).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi bersama dalam mendukung penguatan ketahanan pangan, pemanfaatan lahan yang belum produktif, sekaligus sebagai sarana pembinaan sosial dan ekonomi bagi warga binaan Rutan Maninjau.

Dalam kunjungan tersebut, Ny. Merry Benni Warlis meninjau langsung kondisi lahan yang akan dikembangkan untuk kegiatan pertanian serta berbagai aktivitas produktif lainnya.

Program ini diharapkan dapat menjadi contoh kerja sama lintas sektor yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memberikan pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi warga binaan.

Peninjauan itu juga dihadiri Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau, Joko Prayitno, Camat Tanjung Raya Al Hafidh, serta Ketua TP-PKK Kecamatan Tanjung Raya.

Ny. Merry Benni Warlis menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada ketahanan pangan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran keterampilan serta pemberdayaan ekonomi bagi warga binaan agar memiliki bekal yang lebih produktif setelah kembali ke masyarakat.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau, Joko Prayitno, menyampaikan apresiasi atas dukungan TP-PKK Kabupaten Agam dan Pemerintah Nagari Koto Malintang terhadap program tersebut.

Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta program pemberdayaan yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga mempererat kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pemasyarakatan dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update