Notification

×

Iklan

Pria Ngamuk Siram Air Keras di Tasikmalaya, 10 Orang Terluka

Selasa, 05 Mei 2026 | 15:45 WIB Last Updated 2026-05-05T08:45:00Z

Polisi olah TKP penyiraman air keras di Tasikmalaya

Jakarta, Rakyatterkini.com – Peristiwa penyiraman cairan kimia berbahaya terjadi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin (4/5/2026) malam. 

Insiden tersebut membuat warga setempat terkejut setelah seorang pria tiba-tiba melakukan aksi penyerangan dengan menyiramkan cairan yang diduga air keras ke para pekerja di sebuah gudang konveksi.

Akibat kejadian itu, sebanyak 10 karyawan mengalami luka bakar cukup parah, terutama di bagian wajah dan tubuh. Seluruh korban segera dilarikan ke RSUD Dokter Soekardjo serta Puskesmas Cibeureum guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku datang ke lokasi sekitar pukul 19.00 WIB. Tanpa peringatan, ia langsung menyiramkan cairan kimia ke arah para pekerja yang sedang beraktivitas di berbagai area gudang, mulai dari bagian administrasi, produksi, hingga penyimpanan barang.

Kondisi di lokasi sempat kacau dan menegangkan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung panik dan berusaha membantu para korban yang terluka.

Seorang warga bernama Najidin menyebut para korban tidak mengetahui persoalan yang menjadi latar belakang aksi tersebut. Ia mengatakan sebagian besar korban mengalami luka di bagian wajah.

Pihak kepolisian yang menerima laporan melalui layanan darurat 110 segera menuju lokasi kejadian. Petugas dari Polres Tasikmalaya Kota bersama Polsek Manonjaya dan tim identifikasi Satreskrim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta memasang garis polisi.

Selain itu, aparat juga berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa wadah berisi cairan kimia yang digunakan dalam aksi tersebut.

Menurut keterangan IPDA Joni Jonansa selaku Pamapta 1 Polres Tasikmalaya Kota, pelaku diketahui merupakan pekerja di bidang jasa ekspedisi yang kerap mengambil barang dari gudang konveksi tersebut.

Dari keterangan saksi, pelaku biasanya mengambil pesanan pada pagi dan sore hari. Namun pada hari kejadian, ia tidak mengambil pesanan di sore hari seperti biasanya.

Diduga, aksi tersebut dipicu rasa kecewa atau sakit hati terhadap pemilik usaha. Hal ini berkaitan dengan adanya ketidakpuasan terhadap kinerja pelaku yang kemudian dilaporkan kepada atasannya, sehingga ia diduga menerima teguran.

Pelaku disebut sempat berusaha menemui pemilik gudang, namun tidak berhasil. Situasi tersebut diduga memicu emosi hingga akhirnya melakukan tindakan nekat dengan menyerang para pekerja yang ada di lokasi.

Polisi menyebut pelaku sempat diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan dan ditangkap oleh petugas. Saat ini, pelaku telah dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update