Notification

×

Iklan

Persebaya Hadapi Tantangan Kelelahan Jelang Lawan Semen Padang

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:44 WIB Last Updated 2026-05-15T10:44:00Z

Skuad Persebaya Surabaya.

Padang, Rakyatterkini.com – Persebaya Surabaya menghadapi situasi yang kurang ideal menjelang pertandingan pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 melawan Semen Padang FC. Tim berjuluk Bajul Ijo itu dijadwalkan bertandang ke Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (15/5/2026) sore WIB.

Di tengah ketatnya persaingan papan atas klasemen pada akhir musim, Persebaya harus berjibaku memulihkan kondisi fisik pemain setelah menjalani rangkaian perjalanan tandang yang padat. Waktu persiapan yang terbatas membuat tim pelatih harus bekerja ekstra agar kebugaran skuad tetap terjaga sebelum pertandingan dimulai.

Pelatih Kepala Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui kondisi kelelahan menjadi tantangan besar bagi timnya. Selain faktor stamina, beberapa pemain juga belum sepenuhnya pulih dan masih dibekap cedera.

“Selain itu, beberapa pemain juga masih belum berada dalam kondisi seratus persen dan ada yang sedang mengalami cedera,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Situasi itu membuat jajaran pelatih harus lebih teliti dalam menyusun strategi. Tidak hanya memikirkan pola permainan, Tavares juga dituntut menjaga keseimbangan stamina pemain agar mampu tampil maksimal sepanjang laga.

Meski demikian, suasana di dalam tim disebut tetap positif. Tavares memastikan mental para pemainnya tidak terganggu dan seluruh skuad tetap memiliki semangat tinggi untuk meraih hasil terbaik di Padang.

“Kami tetap memiliki sebelas pemain yang siap berjuang dan mencoba meraih tiga poin,” tegasnya.

Saat ini Persebaya berada di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 52 poin. Tambahan kemenangan atas Semen Padang akan membuka peluang mereka untuk menyalip Dewa United Banten FC yang berada satu tingkat di atas.

Walaupun lebih diunggulkan, Tavares menilai Semen Padang tetap berpotensi memberikan perlawanan sengit. Menurutnya, status Kabau Sirah yang telah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 justru bisa membuat mereka tampil tanpa tekanan dan lebih berani menyerang.

Karena itu, Persebaya tidak ingin lengah. Tavares memahami tim yang sudah tidak memiliki beban target biasanya mampu bermain lebih agresif demi memberikan hasil terbaik bagi suporternya di sisa musim.

“Kami memperkirakan mereka akan bermain dengan low block untuk menutup ruang dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Karena itu kami harus lebih sabar dan cerdas dalam membangun serangan,” pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update