Notification

×

Iklan

Perbaikan Jalan Lembah Anai Capai 62 Persen

Jumat, 15 Mei 2026 | 06:17 WIB Last Updated 2026-05-14T23:17:00Z

Penanganan permanen Jalan Nasional di Lembah Anai telah mencapai 62% 

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya pengguna jalan yang melintasi kawasan Lembah Anai. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan perkembangan terbaru terkait proyek pemulihan jalan yang rusak akibat banjir bandang pada akhir tahun lalu.

Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Kementerian PU menjelaskan bahwa pengerjaan perbaikan permanen di kawasan tersebut berjalan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

Saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 62 persen, dengan target penyelesaian pada akhir Juli 2026. Capaian ini disebut lebih cepat kurang lebih 20 persen dibandingkan rencana awal.

Perbaikan tersebut mencakup 19 titik lokasi terdampak bencana, terutama pada segmen KM61+600 hingga KM67+400. Dalam prosesnya, pemerintah menerapkan berbagai teknologi konstruksi modern untuk memperkuat struktur jalan di daerah rawan bencana, seperti soldier pile, shotcrete, soil nailing, geomat HDPE, bronjong baja galvanis, hingga borepile.

Dengan metode tersebut, struktur jalan diharapkan menjadi lebih tahan terhadap ancaman longsor maupun banjir bandang yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Kementerian PU juga menyebutkan bahwa total anggaran untuk proyek penanganan permanen Jalan Nasional di jalur tersebut mencapai sekitar Rp490 miliar yang bersumber dari APBN.

Proyek ini tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik jalan, tetapi juga bertujuan memastikan akses transportasi tetap terbuka selama 24 jam, memperlancar distribusi logistik, mempercepat pemulihan ekonomi, serta meningkatkan mitigasi bencana dalam jangka panjang.

Jalan di kawasan ini merupakan jalur strategis yang menghubungkan Padang – Bukittinggi – Pekanbaru, sehingga memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi regional.

Kementerian PU menegaskan bahwa pemulihan ini bukan hanya sekadar mengembalikan kondisi seperti semula, tetapi juga membangun infrastruktur yang lebih kuat dan tahan terhadap bencana.

Sebagai informasi, kawasan Lembah Anai berada di wilayah hutan lindung yang memang rentan terhadap bencana alam seperti longsor dan banjir bandang. Kondisi ini diperparah oleh aktivitas di sekitar kawasan yang turut memengaruhi stabilitas lingkungan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update