Notification

×

Iklan

Pemko Padang Tanggap Cepat Tangani Banjir Kuranji

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:19 WIB Last Updated 2026-05-23T02:43:51Z

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa meninjau langsung lokasi terdampak banjir

Padang, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat menanggapi dampak banjir bandang dan cuaca ekstrem yang melanda kawasan Guo Lapau Munggu dan Kampuang Tanjung, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, turun langsung ke lokasi pada Jumat (22/5/2026) untuk meninjau kondisi warga sekaligus memimpin penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Kegiatan peninjauan tersebut turut melibatkan tim gabungan dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat, Dinas Sosial Kota Padang, BPBD, Satpol PP, Tim SAR, serta unsur pemerintah wilayah mulai dari camat, lurah, hingga RT dan RW.

Peristiwa hidrometeorologi yang terjadi pada Kamis (21/5) malam itu dipicu hujan lebat disertai angin kencang. Kondisi tersebut sempat membuat sejumlah warga terjebak antara pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Namun berkat respons cepat tim gabungan di lapangan, proses evakuasi dapat dilakukan dengan baik tanpa adanya korban jiwa.

Dalam kunjungannya, Raju menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di tengah situasi darurat. Ia menyebutkan bahwa sesuai arahan Wali Kota Padang, distribusi bantuan pangan harus segera dituntaskan.

“Pagi ini sudah kita salurkan 300 bungkus nasi dari BPBD yang berasal dari dana darurat yang telah disiapkan. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan bantuan sembako dari Dinas Sosial,” ujarnya di lokasi.

Ia juga meminta perangkat kewilayahan untuk memperkuat pendataan agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat dan merata. Mengingat tidak adanya posko pengungsian terpusat, koordinasi di tingkat RT, RW, lurah, dan camat menjadi sangat penting.

“Tidak ada pengungsian terpusat, warga sementara tinggal di rumah kerabat. Dinas Sosial sudah melakukan pendataan dan langsung menyalurkan bantuan. Kami minta dukungan semua pihak agar distribusi berjalan merata. Kebutuhan dasar masyarakat harus segera terpenuhi hari ini,” tegasnya.

Selain merusak permukiman, cuaca ekstrem juga berdampak pada sektor pertanian. Tanggul sungai yang baru selesai dibangun di kawasan Lapau Munggu dilaporkan kembali jebol akibat tingginya debit air.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 25 hektare lahan sawah warga yang sebelumnya telah direhabilitasi kembali terendam air dan lumpur, sehingga kondisi lahan kembali rusak seperti semula.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemko Padang menurunkan alat berat dengan dukungan Kementerian Sosial untuk membersihkan material lumpur dan mempercepat pemulihan lahan. Proses ini ditangani oleh Dinas PUPR Kota Padang.

Untuk jangka panjang, Pemko Padang bersama Dinas SDABK Provinsi Sumatera Barat dan Dinas PUPR tengah menyusun kajian teknis guna memperkuat sistem pengendalian banjir. 

Upaya tersebut mencakup pembangunan tanggul yang lebih kokoh serta pemasangan kawat bronjong sebagai penguat tebing sungai, agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update