Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah terus memperluas akses digital bagi masyarakat di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, dengan menyalurkan bantuan perangkat internet satelit Starlink, telepon seluler, serta peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut.
Upaya ini dilakukan bertepatan dengan kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid ke Pulau Miangas.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kementerian Komunikasi dan Digital) menegaskan bahwa program tersebut menjadi bagian dari penguatan konektivitas di wilayah perbatasan negara.
Pemerintah menargetkan penguatan layanan komunikasi bagi warga Pulau Miangas, terutama untuk 203 kepala keluarga yang akan menerima bantuan perangkat konektivitas. Setiap keluarga akan mendapatkan satu unit Starlink dan satu telepon seluler, serta dukungan jaringan dari BAKTI Komdigi bersama operator Telkomsel.
Secara keseluruhan, disiapkan 180 unit modem Starlink dan 210 unit telepon seluler untuk mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat di pulau terluar tersebut. Seluruh perangkat telah diberangkatkan dari Jakarta menuju Manado menggunakan beberapa pesawat, termasuk Boeing, Falcon, dan pengiriman hand carry.
Sementara itu, perangkat telepon seluler sudah berada di Manado dan akan segera didistribusikan ke Miangas. Pengiriman lanjutan dari Manado ke Pulau Miangas akan dikoordinasikan bersama Sekretariat Kabinet dengan rencana menggunakan pesawat CN.
Selain perangkat internet, pemerintah juga memperkuat infrastruktur jaringan dengan menambah Base Transceiver Station (BTS) yang disiapkan oleh BAKTI Komdigi bersama Telkomsel. Perangkat BTS tersebut juga dikirim dari Manado ke Miangas melalui pesawat sewaan.
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat Miangas dapat lebih mudah berkomunikasi, mengakses layanan publik, pendidikan, kegiatan ekonomi, hingga memperoleh informasi secara cepat. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan akses digital di wilayah terluar dan perbatasan Indonesia yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur telekomunikasi yang memadai.(da*)


