Solok, Rakyatterkini.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok resmi menjalin kolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS), Senin (18/5/2026), di Kantor Kemenag setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Kota Solok Ariantoni hadir bersama para komisioner, yakni Abdul Hanan, Yance Gafar, Dessy Arisandi, dan Tomi Farto. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, Amril, beserta jajaran.
Ariantoni menyebutkan bahwa kerja sama ini merupakan yang pertama kali dilakukan antara KPU dan Kemenag di Kota Solok. Ia berharap kolaborasi tersebut tidak sekadar bersifat administratif, tetapi mampu terjalin menjadi sinergi berkelanjutan yang memberikan dampak nyata.
Ia juga menekankan pentingnya peran ulama dan penyuluh agama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya dalam memberikan pemahaman terkait pentingnya partisipasi dalam pemilu.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran serta pemanfaatan data dan informasi, dukungan dalam pendidikan pemilih, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup bantuan administratif dalam proses verifikasi dan validasi data pemilih, pemanfaatan teknologi informasi, serta kegiatan sosialisasi untuk mendorong partisipasi pemilih, terutama di kalangan pelajar dan tenaga pendidik.
Di sisi lain, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, Amril, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung berbagai program KPU, baik di lingkungan madrasah maupun pondok pesantren.
Menurutnya, jajaran Kemenag akan berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pemilih pemula. Penyuluh agama dan tokoh masyarakat akan dilibatkan dalam menyampaikan informasi kepemiluan melalui berbagai kegiatan, seperti ceramah, khutbah Jumat, hingga agenda keagamaan lainnya di masjid dan musala.
Amril menambahkan, pihaknya akan menginstruksikan seluruh jajaran agar berperan aktif dalam menyukseskan kerja sama ini. Ia berharap generasi muda, terutama yang berada di bawah naungan Kemenag, dapat menggunakan hak pilihnya secara bijak sebagai bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara.
Kerja sama ini difokuskan untuk mendukung proses validasi data pemilih sekaligus meningkatkan sosialisasi kepada pemilih pemula yang tengah menempuh pendidikan di madrasah aliyah dan pondok pesantren.
Melalui kolaborasi tersebut, KPU dan Kemenag Kota Solok berharap dapat mempererat hubungan antar lembaga sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pemilu.(da*)


