Notification

×

Iklan

Jemaah Haji Kloter PDG 11 Wafat di Makkah

Jumat, 22 Mei 2026 | 02:17 WIB Last Updated 2026-05-21T19:58:13Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Embarkasi Padang yang tergabung dalam Kloter PDG 11, Imam Kanapi (81), meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, pada Rabu (20/5/2026).

Almarhum yang merupakan warga Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 13.30 waktu setempat setelah sempat mendapatkan perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.

Ketua Kloter PDG 11, Ermizaldi, menjelaskan bahwa sebelum wafat, Imam Kanapi sempat mengalami keluhan batuk serta penurunan nafsu makan. Tim medis kloter telah melakukan pemeriksaan dan memberikan obat sesuai gejala yang dirasakan.

“Pada saat itu kondisinya masih stabil, beliau masih bisa diajak berbicara dan makan meski dalam porsi kecil,” ujar Ermizaldi, Kamis (21/5).

Namun, sekitar pukul 13.00 waktu setempat, kondisi almarhum dilaporkan memburuk hingga tidak sadarkan diri. Petugas kesehatan bersama tim kloter segera mengevakuasi yang bersangkutan menggunakan ambulans ke KKHI Makkah untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah mendapatkan perawatan intensif, Imam Kanapi dinyatakan meninggal dunia dengan diagnosis syok kardiogenik atau serangan jantung. Berdasarkan catatan kesehatan, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

Pembimbing ibadah kloter, Asrizal, menambahkan bahwa Imam Kanapi berangkat ke Tanah Suci bersama istrinya, Kasiyati. Sebelum wafat, almarhum telah menuntaskan rangkaian umrah wajib bersama rombongan setibanya di Makkah.

Kloter PDG 11 sendiri berangkat pada gelombang pertama melalui rute Padang–Madinah dan tiba di Madinah pada 6 Mei 2026. Selanjutnya, jemaah diberangkatkan ke Makkah pada 17 Mei 2026 untuk melaksanakan umrah wajib.

Jenazah almarhum telah disalatkan di Masjidil Haram dengan pendampingan petugas kloter, kemudian dimakamkan di pemakaman syar’i di Makkah.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya jemaah tersebut. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Rifki juga mengimbau para jemaah, khususnya yang berusia lanjut, agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan menjelang puncak ibadah haji di Armuzna. Ia menekankan pentingnya mengurangi aktivitas fisik berlebihan serta memilih waktu ibadah yang lebih aman, seperti pada malam hari, dengan tetap didampingi petugas.

Sebelumnya, dua jemaah Embarkasi Padang lainnya juga dilaporkan meninggal dunia di Madinah, yakni Tukiman Sadi Kromo Karso (54) asal Bengkulu dan Yunilis Muin (73) dari Kota Bukittinggi. Keduanya dimakamkan di pemakaman Baqi, Madinah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update