Solok Selatan, Rakyatterkini.com– Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci Makkah. Seluruh jamaah haji asal Kabupaten Solok Selatan dilaporkan dalam kondisi sehat dan siap menghadapi puncak ibadah haji yang akan berlangsung pada 9 Zulhijah 1447 Hijriah atau 26 Mei 2026.
Saat ini, para jamaah masih menetap di Makkah dan terus melaksanakan rangkaian ibadah di Masjidil Haram. Kondisi mereka dipastikan stabil dan terpantau dengan baik oleh petugas pendamping.
Pendamping jamaah haji Solok Selatan, Miftahul Iqbal Maulid, menyampaikan bahwa menyusul adanya kasus jamaah haji Indonesia yang sempat dilaporkan hilang, pihaknya memperketat imbauan keamanan bagi seluruh jamaah. Mereka diminta tidak bepergian sendirian dan selalu berada dalam kelompok minimal tiga orang saat keluar dari penginapan.
“Jamaah diingatkan untuk selalu menggunakan alat pelindung diri saat keluar hotel dan tidak beraktivitas sendiri. Minimal harus berkelompok tiga orang,” ujar Iqbal saat dihubungi, Jumat (22/5/2026) pagi waktu Arab Saudi.
Seluruh jamaah saat ini menginap di Al Hidayah Tower Hotel yang berjarak sekitar 12 kilometer dari Masjidil Haram. Meski tidak berada di kawasan dekat masjid, jamaah tetap difasilitasi layanan bus shuttle yang beroperasi selama 24 jam untuk menunjang mobilitas ibadah.
Berdasarkan jadwal, jamaah haji akan diberangkatkan ke Arafah pada Senin (25/5/2026) untuk menjalani wukuf sehari setelahnya, yang menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji. Rombongan jamaah Solok Selatan tergabung dalam kelompok enam yang terbagi ke dalam empat regu, yakni regu 21, 22, 23, dan 24.
Diketahui, total jamaah haji asal daerah tersebut berjumlah 42 jamaah reguler dan tiga petugas haji daerah. Mereka berangkat dari Padang menuju Tanah Suci pada Minggu (3/5/2026).(da*)


